BETANEWS.ID, DEMAK – Banjir yang menimpa warga Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, akibat dari jebolnya tanggul di Sungai Wulan, saat ini berangsur-angsur surut.
Terlihat beberapa warga tampak membereskan rumahnya, meski genangan air yang masih tinggi. Mereka membersihkan rumahnya, mulai dari dinding yang sempat terendam air hingga peralatan dan perabotan rumah.
Baca Juga: Banjir di Jalan Mijen Demak Surut, Sepeda Motor Bisa Melintas
Tak jarang, mereka juga mendapati barang-barang atau peralatan di dalam rumah mereka yang saat ini kondisinya tidak bisa diselamatkan atau sudah rusak.
Salah satu warga, Hartini menyampaikan, saat ini dia sedang membersihkan rumahnya yang dibantu oleh beberapa temannya. Beberapa barang seperti sofa dan kasur busa yang biasa ia buat tidur kondisinya sudah tidak bisa dipakai lagi.
“Sekarang bersih-bersih rumah, karena sudah surut, jadi mulai dibersihkan. Beberapa peralatan seperti, pakaian, sofa, berkas-berkas, perabot rumah tangga, dan lainnya hampir keseluruhan rusak dan tidak bisa dipakai,” bebernya saat ditemui di depan rumahnya, Kamis (15/2/2024).
Ia juga menemukan surat BPKB kendaraan yang ternyata tertinggal di almari pakaian dan tak sempat ia bawa. Ia menuturkan, kerugian dari peralatan dan perabot rumah yang terendam banjir itu mencapai kurang lebih Rp50 juta.
“Karena almari jatuh, akhirnya berkas pada berhamburan to, ternyata masih tersimpan BPKB. Sekarang hampir semua tidak bisa dipakai lagi, apalagi kalau furniture yang terbuat dari partikel itu tidak bisa dipakai, itu langsung hancur, kecuali dari bahan kayu jati,” ungkapnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Darwati. Tetangga dari Hartini itu juga mulai membersihkan barang-barangnya yang terendam oleh banjir. Meski ketinggian air yang masih satu meter di dalam rumahnya, namun ia mulai mencicil membereskan barang-barang yang bisa diselamatkan.
“Saat ini sedang bersih-bersih peralatan yang pada rusak semua, karena tidak ada yang bisa diselamatkan. Beberapa barang itu seperti, lemari, meja belajar, kursi, perabot rumah, kulkas, televisi, sampai peralatan yang ada di dalam rumah tidak dapat diselamatkan semua,” tuturnya.
Baca Juga: Update Banjir Demak, Genangan Air Sudah Surut Hingga 2 Meter
Ia juga mengambil pakaian di dalam almari, yang rencananya akan dibawa ke tempat laundry untuk membersihkan semua pakaiannya.
Dengan melihat kondisi peralatan yang saat ini tak bisa diselamatkan, wanita beralamat Desa Karanganyar RT 3 RW 4, Kecamatan Karanganyar, Demak itu memperkirakan kerugian peralatan dan perabotan rumah tangga yang rusak itu mencapai puluhan juta.
Editor: Haikal Rosyada

