BETANEWS.ID, DEMAK – Jalur Pantura Demak-Kudus, hingga Kamis (15/2/2024) masih lumpuh. Semua jenis kendaraan disarankan untuk tidak melintas terlebih dahulu di jalur tersebut.
Sutrisno (58) Warga Buyaran, Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak terpaksa mendorong sepeda motornya sejauh satu kilometer karena menerabas genangan air di Jalur Pantura Demak-Kudus.
Baca Juga: Waspada! Jalan Mijen-Welahan Banyak yang Berlubang Setelah Terendam BanjirÂ
Sebelumnya ia mendapat informasi bahwa para pekerja pabrik mainan di Kabupaten Pati sudah ada yang masuk kerja. Sehingga ia mengira jalur tersebut sudah dapat dilalui kendaraan bermotor.
“Tapi sampai Ujungbanteng terpaksa balik karena tidak bisa dilewati. Kalau motor rantai mungkin masih bisa karena ketinggian air kan sekitar 50 cm, tapi kalau motor matik belum bisa,” katanya pada Kamis (15/2/2024) di Jalur Pantura Demak-Kudus.
Bripda Khoirul, Kanit Turjawali, Satlantas Polres Demak mengatakan dengan masih tingginya kondisi genangan air di Jalur Pantura Demak-Kudus, semua jenis kendaraan baik dari arah Kudus menuju Demak maupun sebaliknya diarahkan untuk melewati Kabupaten Jepara.
Untuk kendaraan dari arah Semarang menuju Kudus juga diarahkan melewati Jepara melalui pertigaan Trengguli Demak.
“Saat ini kondisi Jalur Pantura Demak-Kudus di Km 43 – 45 masih tergenang air di Jalan umum desa Karanganyar, ketingian sekitar 40-50 cm. Kendaraan yang mau melintas belum boleh melintasi jalur banjir, baik kendaaraan kecil, sepeda motor, truk, barang, bis semua dialihkan dari Trengguli ke Welahan,” katanya saat ditemui di Pos Pantau Pertigaan Trengguli.
Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh pengguna jalan menghargai warga yang terdampak dengan tidak melalui jalur Pantura Demak-Kudus terlebih dahulu.
Apalagi kondisi saat ini, banyak para korban banjir yang masih mendirikan posko pengungsian di bagian jalan.
Baca Juga: Korban Banjir Demak Mulai Bersih-bersih Rumah dan Bawa Pakaian ke Laundry
“Bagi kendaraan berat, ringan yang melintas tolong dihargai warga yang terkena dampak, jalan masih ada genangan air, ketika ada kendaraan melintas seperti ombak menerjang rumah,” pesannya.
Sedangkan untuk kondisi lalu lintas di Jalan Demak-Jepara sampai saat ini terpantau lancar. Kendaraan masih dapat berjalan meskipun pelan.
Editor: Haikal Rosyada

