31 C
Kudus
Senin, Februari 26, 2024

Harga di Pasar Mencekik, Emak-Emak di Kudus Berebut Beras Murah di Kantor Dispertan

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan warga Kudus berjubel dan berebut mendapatkan beras kelas medium dengan harga murah di acara Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan, Jumat (2/1/2024).

Salah satu warga, Siti Kuriyah, mengatakan, saat ini harga beras di pasar terlalu mahal dan mencekik rakyat kecil. Menurutnya, harga beras kelas medium di GPM Rp13 ribu per kilogram. Harga tersebut lebih murah dibanding di pasaran yang berkisar Rp14.500 sampai Rp 16 ribu.

“Saya ke sini (GPM) memang untuk beli beras, karena harga di sini lebih murah dari pasar. Saya langsung beli empat karung atau 20 kilogram,” ujar Kuriyah.

Baca juga: Miris, Bantuan Padi Puso dari Jokowi di Kudus Sebesar Rp26,2 M Baru Terealisasi Rp973 Juta

“Beras yang saya beli untuk dimakan bersama keluarga, tidak untuk dijual. Saya berharap gerakan pasar murah seperti ini selalu diselenggarakan, karena sangat meringankan masyarakat,” harap warga Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan/Kabupaten Kudus tersebut.

Hal senada dikatakan Sulastri. Warga Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati itu datang ke GPM memang tujuannya untuk membeli beras dari Bulog. Sebab, beras Bulog yang ada di GPM harganya jauh lebih murah.

Sulastri pun bersyukur akhirnya bisa membeli beras dari Bulog di GPM. Terlihat dia memegangi dua kantog beras yang masing-masing berisi 5 kilogram. Dua kantong beras tersebut ia beli dengan harga Rp104 ribu, berarti harga per kilogramnya Rp10,4 ribu.

“Saya datang pada pukul 7:00 WIB. Tadi sempat antre dan berdesak-desakan karena berebut beras Bulog yang harganya jauh lebih murah dibanding di pasar,” ujarnya.

Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhammad Hasan Chabibie, mengatakan, GPM merupakan salah satu wujud kehadiran pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pokok.

“Dengan harga yang lebih murah, tentu masyarakat akan terbantu untuk memenuhi kebutuhan mereka. Kegiatan ini juga merupakan ikhtiar kita untuk mengendalikan inflasi di Kudus,” sebutnya.

Baca juga: Puluhan Ribu Warga Miskin Ekstrem di Kudus Dapat Bantuan Beras 10 Kilogram

Sementara itu, Kepala Dispertan Kudus, Didik Tri Prasetiyo, mengatakan, kegiatan GPM murah rutin dilaksanakan setiap bulan sekali. Kali ini, GPM menyediakan 5 ton beras dari Bulog dan Gabungan Kelompok Tani Kudus. Selain itu juga ada telur ayam, minyak goreng, bawang merah, bawang putih dan gula pasir.

“Kegiatan GPM ini juga turut diramaikan oleh pelaku UMKM binaan Dispertan Kudus. Totalnya kurang lebih ada 40 pelaku UMKM,” ujarnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER