Geliat Tradisi Dandangan Sudah Terlihat, Pedagang Gerabah Hingga Guci Mulai Bermunculan

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pedagang di sejumlah titik mulai bermunculan menjelang acara Tradisi Dandangan di Kudus yang rencananya akan dibuka mulai Jumat (1/3/2024). Pedagang khas Tradisi Dandangan seperti penjual gerabah, penjual mainan kapal otok, hingga penjual vas bunga sudah terlihat dan mulai berjualan.

Pantauan Betanews.id, di Jalan Kudus-Jepara, dekat Pasar Jember ada beberapa penjual gerabah mangkal, meskipun tidak semuanya buka di pagi hari. Lalu di Jalan Kiayi Telingsing juga ada tiga lapak penjual gerabah mainan anak, dan terakhir di Jalan KHR Asnawi juga terdapat penjual gerabah dan penjual vas bunga.

Baca Juga: Pj Bupati Kudus Minta Dandangan Diperkuat dengan Nilai Kebudayaan dan Akomodir PKL Lokal 

-Advertisement-

Banyaknya pedagang yang sudah menempati sejumlah tempat itu untuk menyambut acara Tradisi Dandangan 2024. Dimana, tradisi yang selalu rutin dilakukan setiap tahunnya itu akan digelar semakin meriah.

Salah satu penjual gerabah, Endang Sulistyo Rini (42) mengatakan, pihaknya mulai berjualan di Jalan Kiayi Telingsing sudah satu pekan terakhir ini. Sebab menurutnya, ia tak mau kalah dengan penjual yang ada di stan tenda atau titik tepat acara tersebut.

“Jualan lebih awal di sini agar pendapatan bisa lebih banyak. Karena lapak berada di penggiran, jadi bisa buka lebih awal. Di samping itu, agar pendapatan sehari-hari juga ada untuk kebutuhan,” ungkapnya, Rabu (28/2/2024).

Ia menjelaskan, di sana ia menyewa tempat dengan pendaftaran di Taman Bojana Kudus. Menurutnya, satu kapling tempat yang berukuran 4×3 meter dengan harga Rp300 ribu selama even berlangsung.

“Kalau ini saya lebih memilih menyewa di sini, karena harga sewanya lebih murah dibandingkan dengan stan. Kalau stan sampai Rp1,5 juta, sedangkan di sini saya sewa dua kapling Rp600 ribu,” tutur wanita yang sudah belasan kali jualan di acara Tradisi Dandangan.

Baca Juga: Atap SDN 6 Hadipolo Kudus Roboh, Siswa Sudah Mengungsi Sejak 4 Bulan Lalu 

Sementara, penjual lain yakni Maryono mengaku baru buka dasar hari ini, usai menempuh perjalanan dari Bantul, Jogyakarta yang sampai di Kudus sejak pukul 4.00 WIB. Penjual vas bunga yang diproduksi sendiri itu sudah dua kali berjualan di Tradisi Dandangan Kudus.

“Sudah dua kali ini saya ikut berjualan di acara Tradisi Dandangan ini. Untuk antusiasme masyarakat tahun kemarin bagus. Sementara untuk tahun ini saya belum tahu, karena baru sampai tadi pagi,” terangnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER