BETANEWS.ID, PATI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati menggandeng berbagai stakeholder untuk meningkatkan pengawasan partisipatif pada Pemilu 2024. Salah satunya dengan melibatkan anak-anak muda yang berasal dari berbagai organisasi maupun komunitas, seperti GMNI, HMI, PMII, IPPNU, IPM, dan Saka Satya Adiyaksa.
Ketua Bawaslu Pati, Supriyanto, menyampaikan, pemuda memiliki peran penting untuk partisipasinya dalam pengawasan tahapan pelaksanaan pemilu.
“Nah, agar pemuda ini bisa berperan aktif dalam pengawasan, maka kali ini kita memberikan sosialisasi kepada mereka. Mereka ini berasal dari berbagai universitas maupun organisasi kepemudaan lainnya,” ujar Supri, Senin (5/2/2024).
Baca juga: Distribusi Surat Suara Ditargetkan H-7 Pemilu Sudah Sampai di Semua Kecamatan
Menurutnya, pada esensinya semua masyarakat adalah bagian dari pengawas Pemilu. Untuk itu, peran serta masyarakat, khususnya pemuda dalam pengawasan Pemilu 2024 diharapkan bisa aktif.
Ia berharap, dalam Pemilu 2024 ini pengawasan partisipatif masyarakat bisa meningkat. Sehingga, proses pemilu yang jujur dan adil bisa tercapai.
“Nantinya, mereka bisa menyampaikan hasil pengawasan partisipatif berupa adanya dugaan pelanggaran Pemilu dari berbagai tahap yang tidak sesuai undang-undang lewat jajaran Bawaslu,” ungkapnya.
Baca juga: Jangkau Masyarakat Pinggiran, Bawaslu Pati Ajak Warga Awasi Pemilu
Kata Supri, hingga saat ini hasil dari pengawas partisipatif di Pati masih terhitung kurang. Kondisi ini terbukti dari minimnya input pengawasan partisipatif yang ke Bawaslu hingga di masa kampanye terbuka.
“Kami terus mendorong agar pengawas ini terdorong dan tergerak. Sehingga dapat mengawal proses demokrasi sesuai asas semestinya,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

