BETANEWS.ID, JEPARA – Banjir di Kabupaten Demak terus meluas. Terkini, banjir sudah merembet ka Kecamatan Mijen. Banjir mulai tiba Senin (12/2/2024) sore dan kini sudah merambah ke tiga desa yaitu, Ngelowetan, Mlaten, dan Bakung dengan ketinggian berkisar 10 hingga 30 centimeter. Selain memasuki permukiman, banjir juga menggenangi Jalan Jepara-Demak sepanjang 1 kilometer.
Warga Desa Bakung, Yayan (38) menceritakan, genangan air mulai datang sejak Senin sore. Kemudian sekitar pukul 19.00 WIB, air mulai masuk ke dalam rumah dan menggenangi Jalan Raya Mijen-Jepara.

“Ketinggian air saat ini kalau di Desa Bakung sekitar 30 cm, tapi yang daerah rendah ketinggian air sekitar setengah meter lah,” katanya saat ditemui di kediamannya, Selasa (13/2/2024).
Baca juga: Jalur Pantura Lumpuh, Inilah Jam-Jam Paling Padat Kendaraan di Jalan Jepara-Demak
Sejak ia kecil, menurutnya baru kali ini daerah di sekitar tempat tinggalnya terendam banjir. Luapan air tersebut diperkirakan karena jebolnya tanggul Sungai Wulan di Kecamatan Karanganyar.
Akibat adanya luapan air, arus kendaraan di Jalan Raya Mijen-Jepara padat merayap. Di beberapa titik sempat terjadi kemacetan mulai dari depan Gang RW 01 Desa Bakung sampai di Depan SMP 1 Mijen.
Karena ketinggian air, kendaraan roda dua disarankan untuk tidak melintas di jalur tersebut. Mengingat, beberapa motor yang nekat menerjang air, terlihat mogok di tengah jalan dan memutuskan untuk putar arah.
Sedangkan untuk kendaraan besar sumbu tiga seperti tronton, truck dan bus, terlihat masih dapat berjalan dengan pelan.
Baca juga: Update Banjir Demak: Surut 1 Meter tapi Jalan Pantura Masih Lumpuh
Kepala Satuan Lalu Lintas (satlantas) Polres Jepara, AKP Dionisius Yudi Christiano, mengatakan, untuk kendaraan besar dari arah Kudus menuju Semarang disarankan untuk melalui jalur Kecamatan Undaan, Kudus melewati Grobogan sehingga langsung menuju Kota Semarang.
Sedangkan kendaraan kecil dari Semarang menuju Jepara dapat melalui jalur alternatif melalui Kecamatan Wedung, Demak menuju Kecamatan Kedung, Jepara.
“Karena adanya banjir di Kecamatan Mijen, arus lalu lintas Demak-Jepara agak tersendat karena hanya bisa dilalui kendaraan besar, dari arah Kudus-Semarang atau sebaliknya kita sarankan untuk lewat Grobogan,” katanya.
Editor: Ahmad Muhlisin

