31 C
Kudus
Rabu, Februari 21, 2024

Atap Rumah Milik Seniman Pati Ambrol, Sejumlah Karya Seni Rusak

BETANEWS.ID, PATI – Atap rumah milik Joko Wahyono ambrol usai diguyur hujan deras. Kayu dan genting tampak menimpa tempat tidur yang berada di dalam rumah milik seniman Pati tersebut.

Rumah yang terletak di Dukuh Randukuning, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati itu mengalami kerusakan pada genting.

Baca Juga: Sambut Imlek, Klenteng Hok Tik Bio Adakan Donor Darah hingga Makan Gratis

Puing-puing di kamar masih berserakan pada Selasa (6/2/2024) sore. Lantai kamar juga basah. Sejumlah karya seni, mulai lari lukisan, patung dan beberapa buku ikut basah terkena air hujan.

Joko Wahyono mengatakan, saat kejadian pada Minggu (4/2/2023) malam lalu, hujan deras mengguyur Pati Kota. Sekitar pukul 18.00 WIB, tiba-tiba genting rumahnya satu persatu ambrol. Ia pun menyelamatkan diri agar tak tertimpa leruntuhan.

”Waktu maghrib sudah mulai jatuh gentingnya sampai jam 12 malam. Terus saya pindah ke belakang untuk menyelamatkan diri. Baru tahu lebarnya segini ya saat fajar. Karena malam kan ndak ketahuan. Saat itu hujan deras. Terus banjir lantainya,” ujarnya, Selasa (6/2/2024).

Ia mengatakan, rumah peninggalan orang tuanya itu, memang sudah lapuk. Rumah yang dibangun pada tahun 1980-an itu sudah mulai dimakan rayap, sehingga kayu penyangga sudah tidak kuat menahan genting.

”Ini faktor lapuk. Ini kan bangunan tua. Dibangun tahun 80-an. Kayu-kayunya sudah mulai lapuk dimakan rayap. Lama-lama kan rusak. Apalagi ditimpa hujan,” ujar pria berusia 68 tahun tersebut.

Sejumlah lukisan dan karya seni koleksinya menjadi korban. Apalagi sebelumnya bingkai lukisan itu juga sudah lapuk dimakan rayap. Meski demikian, ia merasa masih beruntung lantaran sejumlah buku sejarah bisa ia selamatkan sebelum tertimpa reruntuhan.

”Untuk sejumlah buku sejarah bisa saya selamatkan sebelumnya. Taksiran kerugian susah. Kalau untuk membangun ini ya sekitar Rp30 juta,” ungkapnya.

Baca Juga: Bawaslu Pati Terbitkan Akreditasi untuk 13 Lembaga Pemantau Pemilu  

Kejadian ini pun menimbulkan simpati dari sejumlah warga. Baznas Kabupaten Pati, kelurahan dan Ketua RT setempat juga sudah mendatangi rumahnya pada Senin (5/2/2024).

”Kemarin sudah ada petugas dari Baznas, Kelurahan dan RT. Kalau dari Baznas dijanjikan Rp10 juta. Saya diminta untuk menyusun anggaran dulu,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER