Turun ke Masyarakat, Upaya PDIP Pertahankan Kandang Banteng di Jepara

BETANEWS.ID, JEPARA – 29 hari menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, PDI-P kian masif mensosialisasikan program Ganjar-Mahfud dengan cara door to door atau terjun langsung ke masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh Dian Kristiandi, mantan Bupati Jepara yang selesai masa tugasnya pada tahun 2021 sekaligus Wakil Ketua Bidang Kehormatan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Kabupaten Jepara.

Baca Juga: Nelayan Jepara Dukung Ganjar-Mahfud

-Advertisement-

Upaya tersebut dianggap sebagai cara efektif untuk meyakinkan masyarakat bahwa pasangan nomor urut 3 yang diusung oleh empat partai koalisi yaitu PDI-P, PPP, Perindo, dan Hanura mampu membawa Indonesia unggul di tahun 2045.

Selain itu upaya door to door juga menjadi strategi PDI-P agar dalam Pemilu 2024 nantinya, Kabupaten Jepara dan Khususnya Jawa Tengah masih menjadi wilayah pemenangan bagi partai banteng bermoncong putih.

“Sosialisasi ini juga untuk mengingatkan kembali pada masyarakat 14 Februari ini kan kita punya kewajiban untuk memilih pemimpin agar jangan sampai mereka tidak memilih. Dan ternyata temen-temen Pak Ganjar semua ini yang disini,” katanya pada Sabtu (13/1/2024) sore di Kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.

Dalam kegiatan sosialisasi secara door to door yang dilakukan di atas perahu tersebut, Andi juga menerima beberapa aspirasi dari nelayan. Diantaranya yaitu para nelayan berharap ketika pasangan Ganjar-Mahfud menang sebagi Presiden – Wakil Presiden 2024, ada bantuan alay tangkap bagi nelayan.

Para nelayan juga berharap agar subsidi BBM terutama solar bagi nelayan dipermudah, serta penghapusan Kredit Usaha Rakyat (KUR) nelayan yang selama ini macet karena minimnya jumlah penghasilan nelayan.

“Dan yang perlu di ingat Jepara ini khususnya Jawa Tengah masih menjadi Kandang Banteng,” tegasnya.

Ditemui di tempat berbeda, Junarso, Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Kabupaten Jepara mengatakan bahwa PDI-P dan partai pengusung memang tidak memiliki strategi khusus dalam memenangkan Ganjar-Mahfud.

Baca Juga: Rentan Picu Keributan, Jepara Deklarasi Zero Knalpot Brong

“PDI-P dari awal sudah bersama akar rumput bersama rakyat, kita hanya berupaya untuk lebih memaksimalkan dekat kepada rakyat dan menjelaskan program-program Ganjar-Mahfud,” katanya pada Senin (15/1/2024) di Posko Kemenangan Ganjar-Mahfudz di Jalan Pemuda, Kecamatan/Kabupaten Jepara.

Saat ini seluruh kader serta relawan Ganjar-Mahfudz menurutnya juga sudah terjun ke semua elemen masyarakat. Sehingga dalam Pilpres nantinya, ia berharap Ganjar-Mahfudz bisa memperoleh 60 persen suara di Kabupaten Jepara.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER