31 C
Kudus
Rabu, Februari 21, 2024

Rentan Picu Keributan, Jepara Deklarasi Zero Knalpot Brong

BETANEWS.ID, JEPARA – Mencegah timbulnya keributan akibat suara bising dari knalpot brong, Satuan Polisi Resor (Polres) Jepara bersama dengan seluruh Forum Komunikasi dan Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jepara mengajak masyarakat mewujudkan “Jepara Zero Knalpot Brong” agar tercipta suasana yang aman serta kondusif.

Deklarasi yang berlangsung di halaman Mapolres Jepara, juga turut dihadiri oleh unit satuan pendidikan mulai dari Kepala Sekolah baik SMA/MA maupun SMP, forum OSIS, Pramuka, serta Menwa. Selain itu hadir juga Club Otomotif Jepara dan Perkumpulan Pengemudi Profesi dan Pengusaha Jepara (PPPJ).

Baca Juga: Diprotes Masyarakat, DLH Jepara Sebut TPA Karimunjawa Sudah Sesuai Prosedur

“Seperti diketahui Knalpot Brong menjadi Triger atau pemicu timbulnya ancaman ketertiban masyarakat seperti balap liar, tawuran, membawa senjata tajam, minuman keras maupun narkoba, untuk itu kami bersama seluruh Forkopimda Jepara mendeklarasikan Jepara Zero Knalpot brong,” kata Kompol Indra Jaya Syafputra, Wakapolres Jepara, Minggu (14/1/2024) usai memimin apel Deklarasi Jepara Zero Knalpot Brong.

Lebih lanjut ia menjelaskan penggunaan knalpot brong juga melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Dijelaskan juga bahwa knalpot yang layak jalan merupakan salah satu persyaratan teknis kendaraan dapat dikemudikan di jalan raya.

“Knalpot brong ini juga melanggar lalu lintas maupun peraturan perundang-undangan lainnya maupun SNI,” tambahnya.

Selain itu penggunaan knalpot brong juga mengganggu ketertiban maupun pengguna jalan. Sebab pengguna jalan juga tidak hanya pengendaraotor atau mobil tetapi juga pejalan kaki, pedagang, penghuni perumahan, perkantoran.

“Yang bisa juga mungkin mereka terganggu dengan adanya knalpot brong,” katanya.

Penolakan terhadap knalpot brong tersebut ia berharap dapat berjalan kontinyu dan tidak hanya terpengaruh oleh situasi menjelang Pemilu.

Baca Juga: Bau Busuk TPA Karimunjawa Diprotes Warga

“Deklarasi ini harapannya berkelanjutan. Kalau saat ini masih dalam bentuk sosialisasi maupun edukasi, ke depan kita juga akan melakukan penindakan pada tempat atau sasaran tertentu yang memang rawan knalpot brong,” ujarnya.

Dalam deklarasi tersebut juga dilakukan pemusnahan terhadap 224 knalpot brong hasil razia mulai dari awal tahun sampai pada 10 Januari 2024.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER