BETANEWS.ID, KUDUS – Kedai dengan tulisan S’klapa terlihat di sisi Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Wergu Kulon, Kecamatan/Kabupaten Kudus. Di kedai yang ukurannya tak begitu besar itu, tampak botol-botol sirop terjajar rapi. Di sana juga terlihat seorang laki-laki yang sedang sibuk mengupas kelapa muda yang menjadi bahan utama dalam pembuatan minuman. Dia adalah Rofiq (40), sang pemilik usaha.
Di sela-sela menyiapkan dagangan, Rofiq bersedia menjelaskan usaha yang baru dirintisnya November 2023 itu. Ia mengatakan, yang membedakan es kelapamduanya dengan yang lain adalah konsep penjualan mulai dari kemasan hingga rasa-rasa yang ditawarkan.

“Yang berbeda itu hanya di konsep saja yang varian rasanya banyak. Kalau biasanya kan hanya gula merah tapi saya mau coba yang baru dan macam-macam rasanya,” terangnya, Kamis (11/01/2024).
Baca juga: Smoothies di Dekat UMK Ini Baru Buka Langsung jadi Primadona Banyak Orang
Di usahanya, Rofiq menyediakan 3 jenis minuman yaitu jus kelapa, es kelapa, dan es teh. Untuk jus kelapa ada varian cokelat, stroberi, nanas, dan melon dengan harga Rp8 ribu. Sedangkan untuk es kelapa muda ada tujuh rasa, yaitu lemon, mangga, cocopandan, original, pisang, leci, dan stroberi, yang harganya Rp6 ribu. Kemudian es teh punya varian original Rp2.500, es teh lemon dan es teh tamarin Rp3.500.
“Dulu sebetulnya mau fokus ke jus kelapa dengan varian rasa. Ternyata di daerah sini, kok, peminatnya sedikit. Kemudian ada yang komplain harganya mahal, jadi ya sudah sekarang banyaknya malah peminat es kelapa yang rasa-rasa,” ungkapnya.
Baca juga: Cuma Rp5 Ribu Kamu Bisa Nikmati Es Durian Asli di Kedungdowo Kudus
Rofiq mengungkapkan, di antara beberapa menu yang ada, yang paling banyak dipesan adalah es kelapa rasa cocopandan dan lemon. Menurutnya, dalam sehari biasanya mampu menjual hingga 30-35 cup. Selain secara offline para pembeli juga bisa memesan melalui GrabFood dan ShopeeFood.
“Malah kebanyakan yang beli itu dari Kudus Kota yang jauh-jauh dari kedai. Ada juga pembeli dari Dawe. Kedai buka setiap hari, ya, kadang libur, tapi tidak tentu, karena sampai sekarang ini belum ada karyawan jadi masih dipegang sendiri. Bukanya mulai pukul 11.00-17.00,” ucapnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

