BETANEWS.ID, JEPARA – Pelaksanaan Sub PIN (Pekan Imunisasi Nasional) Polio di Kabupaten Jepara menyasar 142.625 anak berusia 0-7 Tahun 11 bulan 29 hari. Untuk mendukung suksesnya imunisasi vaksin polio, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara selain bekerjasama dengan Posyandu, SD/MI, serta TK/Paud, juga akan melakukan sweeping atau mendatangi langsung rumah warga untuk memberikan pelayanan imunisasi.
Mudrikatun, Kepala Dinkes Kabupaten Jepara menjelaskan Sub PIN Polio kembali diadakan setelah ditemukan tiga anak di Kabupaten Klaten, Jawa tengah serta Sampang dan Pamekasan, Jawa Timur, mengalami lumpuh akut akibat polio.
Baca Juga: Turun ke Masyarakat, Upaya PDIP Pertahankan Kandang Banteng di Jepara
“Untuk mencegah agar anak-anak ini tidak terkena virus polio maka diadakan imunisasi polio tanpa memandang status imunisasi,” katanya pada Selasa (16/1/2024) di Balaidesa Senenan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.
Sub Pin Polio akan dilaksanakan secara dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 15-20 Januri 2024. Sedangkan tahap kedua, pada tanggal 19-24 Februari 2024. Jarak dari vaksin tahap pertama ke tahap kedua selama satu bulan.
Dalam tahap pertama, Dinkes Jepara menerjunkan sebanyak 600 Tenaga Kesehatan (Nakes) yang dibagi ke dalam setiap wilayah atau pos tempat pelaksanaan vaksinasi.
Melihat antusias masyarakat yang begitu besar, Mudrikatun berharap pelaksanaan vaksinasi di tahap pertama mampu mencapai 95 persen dari seluruh jumlah sasaran.
“Alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi, tidak ada penolakan dari masyarakat pada pelaksanaan sub pekan imunasasi kali ini. Sehingga harapannya seluruh anak yang sudah terdata bisa tervaksin Polio semua,” ujarnya.
Baca Juga: Sortir dan Lipat Surat Suara Pemilu di Jepara Molor Sampai Besok
Setiap harinya, dari Dinkes juga selalu melaksanakan evaluasi serta monitoring terhadap pelaksanaan imunisasi polio di setiap wilayah atau pos agar ketika terjadi masalah dapat langsung tertangani. Dari hasil monitoring tersebut, menurut Mudrikatun juga bisa terlihat data by name by addres anak yang belum melukakan imunisasi.
“Sehingga dari Dinkes bekerjasama dengan masing-masing Pukesmas juga akan melakukan sweeping atau datang langsung ke rumah warga yang belum imunisasi,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

