31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Angka Perceraian di Pati Turun pada Tahun 2023

BETANEWS.ID, PATI – Angka perceraian yang terjadi di Kabupaten Pati pada Tahun 2023 ini tergolong masih tinggi. Meski begitu, perkara tersebut mengalami penurunan dibandingkan pada tahun sebelumnya 2022.

Syamsul Arifin, Humas Pengadilan Agama (PA) Pati menyebut, pada Tahun 2022, permohonan kasus perceraian mencapai 2.938 perkara. Dari total perkara itu, yang diputus pada tahun itu juga sebanyak 2.711.

Baca Juga: Suami Tak Mampu Nafkahi, Ribuan Istri di Pati Pilih Menjanda

-Advertisement-

Ia merinci, dari perkara perceraian yang sudah diputus itu, cerai gugat atau istri yang meminta cerai suami sebanyak 2.011 kasus. Sedangkan Cerai talak atau cerai yang diminta dari pihak suami sebanyak 700 kasus.

Dari perkara cerai itu, menurutnya faktor ekonomi masih mendominasi penyebab terjadinya perceraian tersebut.

”Mungkin karena faktor pandemi Covid-19. Kerja susah, sehingga permintaan cerai banyak pada tahun 2022 lalu,” ujarnya.

Sementara, untuk jumlah angka perceraian pada Tahun 2023, sebanyak 2.389 perkara. Jumlah tersebur sudah diputus oleh Pengadilan.

Sedangkan secara keseluruhan jumlah perkara perceraian yang masuk sepanjang Tahun 2023 yaitu 2.633 perkara.

Baca Juga: Kuota Gas Melon untuk Pati Tahun Ini Diusulkan Segini

Ia menyebut, dari jumlah perkara perceraian yang sudah diputus tahun lalu, jumlah istri yang menggugat cerai sebanyak 1.818 orang.

“Sedangkan suami yang menalak atau menceraikan pasangannya sebanyak 571 perkara. Jumlah itu juga sudah diputus oleh pengadilan,” ungkapnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER