“Kalau sebelumnya sudah pernah kami ajak ke mal, kali ini ganti di pasar tradisional. Karena ini baru pertama kali bagi mereka, jadi anak-anak tadi sangat antusias,” jelasnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Meski begitu, ia mengaku adanya kendala selama melakukan kegiatan di luar kelas itu. Melihat luasnya pasar tradisional, para guru yang mendampingi merasa kesulitan untuk mengontrol para siswa.
“Tapi ya Alhamdulillah tadi masih terbilang lancar. Semua berjalan dengan baik meski kami kerepotan,” bebernya sambil tersenyum.
Satu di antara sejumlah murid RA Tarbiyatul Islam yang mau berbagi kesan, yakni Aisya Syaffira Wibowo. Ia mengatakan, kegiatan belajar di pasar terasa sangat menyenangkan.
“Tadi naik angkot ke Pasar Baru melihat banyak dagangan. Senang lah, apa lagi bareng teman-teman” ucap gadis kecil yang akrab disapa Aisya itu.
Editor: Suwoko

