BETANEWS.ID, JEPARA – Setelah sukses melaksanakan kerjasama dengan rumah sakit melalui inovasi pelayanan Bilang Bapak atau Bayi Pulang Bawa Akta Kelahiran dan KIA, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara memperluas kerjasama dengan menggandeng bidan.
Selama setahun berjalan, inovasi pelayanan Bilang Bapak Disdukcapil Jeparabtelah berhasil menerbitkan 5.640 dokumen kependudukan berupa akta kelahiran, KIA (Kartu Identitas Anak) dan KK (Kartu Keluarga).
Baca Juga: Tak Sesuai Target, Potensi Parkir Jepara Hanya di Angka Rp 1,2 Miliar
Kepala Disdukcapil Kabupaten Jepara, Abdul Syukur mengatakan inovasi yang mulai diluncurkan pada awal bulan Januari 2023 tersebut tadinya hanya di ikuti tiga rumah sakit, yaitu RSUD RA Kartini, RSI Sultan Hadlirin dan RS PKU Aisyiyah.
Kemudian dari pihak Disdukcapil memperluas kerjasama dengan rumah sakit lainnya yaitu RS Rehatta Kelet, RS Graha Husada, dan RS PKU Muhammadiyah Mayong. Karena keberhasilan tersebut kemudian pelayanan diperluas sampai ke bidan.
“Saat ini sudah ada 71 bidan di Jepara yang mengikatkan kerjasama dengan Disdukcapil untuk bisa mengakses layanan Bilang Bapak. Mereka sudah menandatangani perjanjian kerjasama dan juga sudah kita berikan bimbingan teknis sehingga sejak 18 Desember 2023 pelayanan Bilang Bapak sudah bisa mereka akses,” katanya pada Selasa (19/12/2023) melalui pesan Whatsapp.
Terkait dengan mekanisme pelayanan Bilang Bapak, Abdul Syukur menjamin jika pelayanan tersebut mudah, cepat dan gratis.
“Ibu melahirkan tidak perlu mengurus akta kelahiran dan KIA ke Disdukcapil, Kios Adminduk desa maupun layanan online. Semua sudah diurus bidan, begitu pulang ibu melahirkan sudah membawa akta kelahiran, KIA dan KK baru,” tambahnya.
Sementara itu, ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Jepara, Mudrikatun menyambut baik dan mendukung kerjasama anggotanya dengan Disdukcapil.
Baca Juga: Satpol PP Jepara Amankan Miras Senilai Ratusan Juta Rupiah
Ia menjelaskan, anggota IBI Cabang Jepara saat ini berjumlah 894 PMB (Praktik Mandiri Bidan). Jika semua PMB bisa bekerjasama dengan Disdukcapil maka layanan persalinan di PMB menjadi lebih menarik dan kompetitif.
“Layanan Bilang Bapak dengan PMB tidak hanya mendukung tertib administrasi kependudukan tetapi juga menjadi nilai tambah bagi PMB. Saya berharap semua PMB bisa mengikuti layanan Bilang Bapak,” katanya.
Editor: Haikal Rosyada

