Tak Sesuai Target, Potensi Parkir Jepara Hanya di Angka Rp 1,2 Miliar

BETANEWS.ID, JEPARA – Menjelang akhir tahun 2023, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir di Kabupaten Jepara tidak bisa memenuhi target. Per November 2023, PAD Parkir yang masuk baru sekitar Rp1,154 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara, Ferry Yudha Adhi Dharma mengatakan bahwa di tahun 2023 target PAD Parkir mencapai Rp2 miliar, sedangkan potensi realnya hanya di angka Rp1,2 miliar.

Baca Juga: Pemkab Jepara Salurkan 35 Ribu Ton Bantuan Beras Bagi Nelayan

-Advertisement-

Target PAD tersebut juga mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Dimana pada tahun 2022 target PAD Parkir sebesar Rp1,8 miliar.

“Sampai bulan November kemarin yang sudah masuk Rp1,154 miliar, memang masih jauh dari target, karena potensi real di Jepara sebenarnya hanya Rp1,2 miliar,” katanya pada Selasa,(19/12/2023) saat dihubungi melalui telepon.

Ia menjelaskan, jumlah potensi real yang tidak sesuai target sebenarnya sudah diupayakan solusinya. Yaitu dengan membuka lahan-lahan parkir baru yang potensial. Namun hasilnya belum optimal.

Selain itu, menurutnya tidak jarang terdapat lokasi parkir yang tiba-tiba sepi pengunjung karena obyek wisaya atau toko misalnya, tutup dan tidak bertahan lama.

Kasus tersebut menurutnya biasanya muncul pada tempat-tempat atau toko baru yang ramai karena viral dan tiba-tiba dalam waktu singkat sepi pengunjung.

Tidak hanya itu, masalah juga muncul dari juru parkir. Ferry mengungkapkan, terkadang terdapat juru parkir yang tidak konsisten dalam menyetor uang parkir sesuai kerja sama dengan Dishub. Selain itu juga terdapat juru parkir yang nakal dan tidak jujur kepada Dishub terkait pendapatannya.

“Tidak jarang ada setoran yang tertunggak dari juru parkir,” jelasnya.

Baca Juga: Tak Banyak Bicara, Kaesang Pesankan Ini Saat Berkunjung ke Kota Ukir

Terhadap juru parkir yang nakal tersebut, ia mengungkapkan bahwa sudah kerap melakukan pembinaan. Bahkan, beberapa kali dari pihaknya juga menarik jaket dan identitas juru parkir. Sampai saat ini, terdapat 270 juru parkir yang berada di bawah wewenang Dishub.

“Tapi ada juga yang kinerjanya baik. Setorannya lancar. Kami juga sering kasih penghargaan kepada mereka di momen-momen tertentu,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER