Keberangkatan Enam Calon Jemaah Haji Asal Jepara Tertunda, Ini Alasannya

BETANEWS.ID, JEPARA — Sebanyak enam calon jemaah haji asal Kabupaten Jepara menunda keberangkatannya ke Tanah Suci pada tahun ini.

Kepala Subbagian Tata Usaha pada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jepara, Zubed Siamun J, menyebutkan bahwa awalnya jumlah calon jemaah haji Jepara yang telah melunasi biaya haji dan dinyatakan istitha’ah sebanyak 1.547 orang.

Pada masa persiapan menjelang keberangkatan, terdapat lima calon jemaah yang dipastikan menunda keberangkatan, dengan rincian satu orang meninggal dunia, dua orang sakit, dan dua lainnya merupakan pendamping jemaah.

-Advertisement-

“Kemarin menjelang pemberangkatan kloter (kelompok terbang) pertama, ada satu calon jemaah lagi yang mengundurkan diri. Sehingga total yang menunda keberangkatan ada enam orang,” ujar Zubed saat ditemui usai pelepasan kloter 40 dari Pendopo Jepara ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Senin (4/5/2026).

Satu calon jemaah yang menunda keberangkatan tersebut masuk dalam kloter 37. Ia menunda keberangkatan karena sakit sehingga dinyatakan tidak istitha’ah. Surat keterangan tersebut terbit pada Jumat (1/5/2026).

“Jadi total calon jemaah haji Jepara yang berangkat tahun ini ada 1.541 orang,” tambahnya.

Jumlah tersebut terdiri atas 854 jemaah perempuan dan 687 jemaah laki-laki yang terbagi ke dalam lima kloter.

Kloter 36 terdiri dari 163 calon jemaah haji reguler dan satu Petugas Haji Daerah (PHD) yang bergabung dengan Kabupaten Demak.

Kemudian kloter 37 terdiri dari 353 calon jemaah haji reguler dan dua PHD, serta kloter 38 terdiri dari 351 calon jemaah haji reguler dan dua PHD.

Tiga kloter tersebut diberangkatkan dari Pendopo Jepara ke asrama haji pada Minggu (3/5/2026). Sementara dua kloter sisanya diberangkatkan pada Senin (4/5/2026).

Dua kloter tersebut yakni kloter 39 yang terdiri dari 353 calon jemaah haji reguler dan dua PHD, serta kloter 40 yang terdiri dari 313 calon jemaah haji reguler dan satu PHD yang digabung dengan Kabupaten Kudus.

Pada tahun ini, jumlah calon jemaah haji lansia berusia 65–79 tahun sebanyak 296 orang, sedangkan prioritas lansia berusia 80 tahun ke atas sebanyak 51 orang.

“Banyaknya calon jemaah haji lansia tentu menjadi prioritas bagi kami sebagai penyelenggara untuk selalu memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran saat beribadah,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER