BETANEWS.ID, PATI – Persipa Pati melakoni laga terakhirnya di Grup C Liga 2 musim 2023/2024 melawan tuan rumah Persela Lamongan. Pada pertandingan yang berlangsung di Tuban Sport Center pada Minggu (17/12/2023) sore, tim kebanggaan warga Pati berhasil mengalahkan Persela dengan skor 3-1.
Dalam pertandingan itu, Persipa mencoba untuk bermain lepas dan menekan meski tampil di hadapan ribuan suporter Laskar Joko Tingkir.
Baca Juga: Uang Hasil Maling Kotak Amal Ternyata Dipakai Bayar Angsuran Motor
Sejak menit pertama, Skuat Laskar Saridin langsung menggebrak pertahanan Persela.
Hingga akhirnya, permainan cantik Imam Bagus membuahkan hasil. Dia mencetak gol cepat pada menit ke 2 sehingga membuat kedudukan menjadi 1-0.
Unggul satu gol, tidak membuat para pemain Persipa menurunkan tempo permainan. Persipa justru menggandakan keunggulan pada menit ke 35 lewat sepakan Imam Witoyo dari sudut sempit depan gawang Persela. Skor pun menjadi 2-0 untuk keunggulan Laskar Saridin.
Lini tengah persipa juga tampil aktraktif pada pertandingan ini. Beberapa kali sektor tengah Persipa merepotkan para pemain Persela.
Bukan tanpa peluang, tim tuan rumah juga beberapa kali merepotkan pertahanan Persipa. Hingga akhirnya pada menit ke 42, Herman Dzumafo berhasil merobek jala gawang Persipa melalui tandukannya. Dia berhasil lolos dari kawalan pemain belakang Persipa, Jacob Youmbi.
Pada babak pertama ini wasit memberikan tambahan waktu 2 menit. Namun hingga turun minum, skor masih sama 2-1 untuk keunggulan Persipa Pati atas tuan rumah Persela Lamongan.
Di babak kedua, kedua tim kembali menunjukkan permainan terbaiknya.
Persipa beberapa kali mendapatkan peluang. Hingga pada menit ke 59 Imam Witoyo kembali mencetak gol untuk Persipa. Dia memanfaatkan bola rebound dari hasil tendangan Imam Bagus yang membentur misatar gawang. Skor pun menjadi 3-1 untuk keunggulan Persipa.
Pada babak kedua ini, wasit memberikan tambahan waktu hingga 10 menit. Namun hingga peluit panjang tanda akhir pertandingan dibunyikan, skor masih sama 3-1 untuk kemenangan Persipa.
Bagi Persela Lamongan hasil ini tidak berpengaruh pada klasemen. Tim Joko Tingkir tetap berada di puncak klasemen Grup C dan berhak masuk dalam putaran 12 besar. Sementara Persipa Pati harus mengikuti babak Play Off Degradasi.
Pelatih Persela, Djadjang Nurdjaman meminta maaf karena belum berhasil mengamankan poin di kandang. Djanur, sapaan akrabnya menyayangkan sikap pemain lawan yang dinilai kurang fair play. Ketika Lee Yu-Jun cedera, pemain Persipa masih menggulirkan bola hingga tercipta gol ketiga.
‘’Harusnya kita main fair play, suatu perbuatan yang kurang baik, yang dilakukan oleh pemain asing. Tapi apapun itu, kami kalah dan harus berbenah,’’ ujarnya.
Menurut Djanur, laga 12 besar nanti cukup ketat. Gambaran tim lawan sudah jelas. Semuanya memiliki materi pemain yang bagus. Dia berharap, ketika kick off 12 besar, pemain Persela sudah komplit.
‘’Sekarang banyak yang absen. Semoga nanti bisa bergabung semua, karena sedikit banyak tetap berpengaruh dengan absennya pemain inti,’’ kata pelatih kelahiran Majalengka, Jawa Barat itu.
Djanur akan melakukan evaluasi untuk mempersiapkan 12 besar nanti. Dia menilai, biasanya Persela minim kemasukan, tapi di laga kemarin kebobolan tiga gol. ‘’Jadi pelajaran buat kami untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi kemarin,’’ imbuhnya.
Sementara Pelatih Persipa, Jan Saragih mengatakan, pemainnya bekerja sangat keras. Mereka bermain all-out, sehingga bisa memenangkan pertandingan. Dia tidak setuju pemainnya dibilang kurang fair play.
Baca Juga: Yakin Menang Satu Putaran, TPN Ganjar-Mahfud Tak Khawatir Suara Tergerus Gibran
Menurut dia, intinya mental pemain Persipa terangkat selama pertandingan, dan pemain berambisi meraih kemenangan.
‘’Kemarin pemain semangatnya tinggi, emosional karena sebelumnya kalah,’’ pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

