31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Komentari Debat Cawapres, Rektor UMK: ‘Belum Ada Jalan Keluar Signifikan, Gibran Mengejutkan!

“Melanjutkan IKN dengan beban biaya yang cukup besar apakah menjamin pemerataan ekonomi? Jangan-jangan justru akan menambah beban biaya yang menjadi bumerang bagi masyarakat Indonesia. Argumentasi yang memberikan jaminan atas pemerataan dengan biaya yang cukup besar, tidak disampaikan dalam debat tadi malam,” ulasnya.

Sedangkan untuk Paslon no 1, sambung Bayu, argumentasi pemerataan dengan cara menggunakan dana APBN untuk prioritas daerah lain, sebenarnya sudah dilakukan dengan adanya dana perimbangan. Akan tetapi, faktanya pemerataan juga belum dirasakan.

Baca juga: Yakin Menang Satu Putaran, TPN Ganjar-Mahfud Tak Khawatir Suara Tergerus Gibran

-Advertisement-

“Argumentasi yang memberikan jaminan atas gagasan tersebut tidak terlihat secara konkret, meskipun bisa dijadikan sebagai janji politik,” urai Dosen Ilmu Hukum tersebut.

Lebih lanjut, Bayu menambahkan, terkait gaya komunikasi, seluruh cawapres terlihat berdebat dengan kemampuannya masing-masing.

“Seperti Mahfud MD, gaya komunikasi yang dilandasi atas penegakan hukum. Gibran, gaya komunikasi yang sebenarnya sudah sering kali terlihat saat memimpin kota Solo ketika menangani kasus-kasus yang menyita perhatian publik. Sedangkan gaya komunikasi Muhaimin Iskandar yang memang seorang politisi,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER