31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Kodim Pati Prakarsai Gerakan Penghijauan di Kawasan Pegunungan Kendeng

BETANEWS.ID, PATI – Prihatin dengan kondisi gundulnya kawasan pegunungan Kendeng, Kodim 0718/Pati mengajak seluruh unsur masyarakat untuk melaksanakan reboisasi.

Inisiasi kegiatan penghijauan tersebut didasari karena bencana banjir bandang yang kerap terjadi di wilayah Pati bagian selatan.

Baca Juga: Pegunungan Kendeng Utara Kritis, Tanaman Keras Berganti Tanaman Musiman

-Advertisement-

Bencana tersebut datang ketika curah hujan tinggi di kawasan pegunungan. Sebab, tanaman keras yang diharapkan dapat menahan derasnya air, kini tidak ada lagi karena alih fungsi lahan.

Sebanyak 1.500 bibit pohon terdiri dari tanaman keras dan tanaman buah di tanam di lahan Perhutani di Desa Wukirsari, Kecamatan Tambakromo pada Jumat (08/12/2023).

Kasdim 0718/Pati Mayor Cba Maulana Muttaqin Fahmy mengatakan, penghijauan yang melibatkan berbagai unsur, yang didalamnya termasuk para pelajar, menurutnya juga sebagai sarana edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya kelestarian lingkungan hutan.

“Alhamdulillah hari ini kami dari Kodim Pati bersama semua unsur, ada Polri, aparat pemerintah, Cabang Dinas Kehutanan 2 Jawa Tengah, komunitas, relawan, pelajar dan masyarakat, guyup menanam pohon di desa Wukirsari,” ujarnya.

Kasdim mengajak kepada masyarakat, bukan hanya menanam, tapi juga merawat tanaman tersebut, sehingga ada kesinambungan.

“Kita bersama-sama melaksanakan penanaman pohon di Pegunungan Kendeng ini maksud dan tujuan untuk mengembalikan fungsi hutan dengan tujuan yaitu untuk mencegah bencana alam yaitu banjir dan tanah longsor,” ungkapnya.

Baca Juga: Inginkan Keberlanjutan Kepemimpinan Jokowi, Ratusan Petani di Pati Dukung Ganjar-Mahfud

Menurutnya, lokasi tersebut termasuk rawan, karena merupakan daerah tertinggi yang jika hutan gundul akan menyebabkan banjir.

“Semoga pohon yang kami tanam ini dapat hidup, berkembang sehingga fungsi hutan dapat kembali normal dan diharapkan meminimalisir bencana terutama banjir bandang dan tanah longsor,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER