BETANEWS.ID, KUDUS – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar menemui seribu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kudus, Sabtu (23/12/2023). Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin berjanji akan bantu pemasaran jika pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) menang dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Cak Imin menyampaikan, pada dasarnya Indonesia pasarnya besar. Oleh karena itu, harus bisa dimanfaatkan agar produk UMKM bisa diminati dan laku secara nasional.
“Jika pasangan AMIN terpilih jadi presiden dan wakil presiden, nanti kita akan buat aturan agar seluruh kebutuhan instansi pemerintah belanjanya produk UMKM,” ujar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Baca juga: Temui Seribu Pelaku UMKM di Kudus, Cak Imin Janjikan Modal Tanpa Bunga dan Agunan
Menurut Cak Imin, belanja itu tak perlu sampai 100 persen, tapi minimal 75 persen harus produk UMKM. Aturan itu jelas akan membuka pasar bagi UMKM dan sangat gampang diaplikasikan.
“Yang dulu kan omong kosong. Tapi saya sama Mas Anies akan mampu mendongkrak penjualan produk UMKM. Yang jelas-jelas gampang, pemerintah itu pasti belanja. Dan, pemerintah diwajibkan belanja hanya di UMKM, tidak boleh belanja di tempat lain,” tegasnya.
Cak Imin juga berjanji akan meningkatkan kecepatan internet di Indonesia. Pasalnya, di era digital kecepatan internet sangat penting termasuk untuk pemasaran produk UMKM agar naik level ke tingkat nasional maupun global.
“Kecepatan internet kita saat ini paling hanya 25 mega bite (MB) per detik atau 70 MB per detik. Kecepatan itu masih kalah jauh dari negara tetangga Malaysia dan Singapura yang sudah 250 MB per detik,” ungkapnya.
Baca juga: Timnas AMIN Akan Kerahkan Seribuan Kiai untuk Kampanyekan Anies-Muhaimin
Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen nantinya akan meningkat kecepatan internet di Indonesia menjadi 100 MB per detik. Merata di seluruh indonesia dan 100 persen di seluruh pelosok desa.
“Kita mampu kok. Buktinya kemarin ada korupsi Base Tranceiver Station (BTS) sampai triliunan. Kalau tidak ada korupsi, mungkin dalam waktu singkat internet Indonesia akan kencang dan merata seluruh Indonesia,” jelasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

