31 C
Kudus
Rabu, Februari 21, 2024

Harapan Kiai Kampung Demak Jika Cak Imin Menang Pemilu 2024

BETANEWS.ID, DEMAK – 2000 kiai kampung dan alumni pondok pesantren menghadiri halaqoh bersama dengan calon wakil presiden (Cawapres) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Pada pertemuan itu, ada harapan kiai kampung Kabupaten Demak terhadap pasangan calon presiden (Capres) nomor urut satu Anies Baswedan itu, jika menang dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Ungkapan itu disampaikan oleh Kepala Madrasah Diniyah Miftahul Huda Desa Bogosari Kecamatan Guntur, Jumadi Rosyidi (60). Ia menilai Cak Imin adalah sosok yang tepat dalam membantu kesejahteraan para guru pondok pesantren dan kiai kampung.

Baca Juga: Pengurusan Perizinan Kapal Diambil Pusat, PAD Demak Berpotensi Defisit Rp1 M

“Visi misi Cak Imin itu kan mau memperjuangan pondok pesantren, madrasah diniyah, dan kiai-kiai kampung juga dipikirkan, ” katanya saat menghadiri halaqoh kiai kampung dan alumni pondok pesantren di Wisma Halim Demak, Sabtu (23/11/2023).

Tidak hanya itu, alumni Pondok Pesantren MUS Sarang Rembang ini menganggap saat ini kondisi kiai kampung memprihatinkan dan membutuhkan uluran pemerintah. Sehingga dengan mendukung Cak Imin, kiai kampung dan guru madrasah diniyah bisa lebih diperhatikan.

“Bagi saya (Cak Imin) ya bagus-bagus saja, kenal Cak Imin ya sejak perjuangan Gus Dur di PKB, ” ujarnya.

Sama halnya dengan Jumadi, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Jogoloyo Demak, Usman Arrumy menyebut hanya Cak Imin yang maju dalam Pemilu 2024 dengan membawa latar belakang pesantren. Menurutnya, melalui acara tersebut menjadi bentuk komitmen Cak Imin dalam mendukung keberadaan kiai kampung.

“Jika Cak Imin menang kita bisa memiliki banyak kesempatan lebih dalam memperhatikan pesantren,” paparnya.

Baca Juga: Pemberlakuan PNBP Perikanan Ancam Kesejahteraan Nelayan Demak

Harapannya pondok pesantren dan madrasah diniyah memiliki aturan tertulis untuk menjamin kesejahteraan santri dan para guru. Sehingga kedepannya pondok pesantren memiliki kesempatan yang sama dengan lembaga pendidikan umum lainnya.

“Perhatian itu tidak hanya soal memberikan cash to cash tetapi membuatkan undang-undang bahwa pesantren ini tidak dianggap sebelah mata, ” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

Sekarwati
Sekarwati
Sekarwati adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang Jurusan Komunikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER