Rokhyati membeberkan, setiap kali diajak untuk bermain peran, antusiasme para siswa sangat luar biasa. Sehingga, tidak heran jika mereka terlihat begitu senang ketika memainkan peran yang dipilih.

“Karena sempat tertunda, jadi mereka memang sudah menunggu kegiatan main peran ini. Apalagi anak-anak juga sudah menyiapkan pistol mainan yang ia buat dari lego,” bebernya.
Kegembiraan itu turut dirasakan Sultan Raffasya Azkadiya Mauza, salah satu siswa kelas santun, mengaku bahwa kegiatan belajar main peran tersebut sangat seru dan menyenangkan. Hal itu karena ia berperan sesuai dengan cita-citanya, yakni sebagai tentara.
Baca juga: PAUD di Undaan Ini Disebut Mirip di Jepang, Fasilitas Lengkap dan Menyenangkan (4)
“Tadi seru banget. Aku jadi tentara sesuai cita-citaku besok kalau sudah besar,” ujar anak laki-laki yang akrb disapa Sultan itu.
Tak hanya Sultan, Hazna Probo Mubarika juga mengaku senang dengan belajar main peran. Hazna sapaan akrabnya, bercerita bahwa dirinya memiliki cita-cita menjadi dokter gigi sesuai peran yang ia mainkan.
“Tadi berperan sebagai dokter gigi. Kalau besar nanti ya ingin menjadi dokter gigi juga,” ucapnya sambil tersenyum.
Editor: Suwoko

