31 C
Kudus
Rabu, Februari 21, 2024

3 Terdakwa Penyeleweng Dana Yayasan UMK Divonis 9 Tahun Penjara, JPU Banding

BETANEWS.ID, KUDUS – Tiga terdakwa kasus penyelewengan dana milik Yayasan Pembina Universitas Muria Kudus (YPUMK) divonis bersalah dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kudus, Kamis (28/12/2023) malam. Tiga terdakwa yakni LR, Z, MA dijatuhi pidana penjara selama sembilan tahun serta denda Rp5 miliar subsider kurungan satu tahun penjara.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kudus, Tegar Mawang Dhita, menyampaikan, dalam hasil sidang putusan tersebut, sejumlah aset terdakwa berupa tanah dan lain sebagainya akan ada yang disita oleh negara. Akan tetapi, putusan tersebut masih belum inkracht (belum berkekuatan hukum tetap).

“Sebab terdakwa MA langsung mengajukan banding atas putusan tersebut. Sementara terdakwa LR dan Z masih menimbang akan hasil putusan sidang,” ujar Tegar kepada Betanews.id melalui siaran tertulisnya, Jumat (29/12/2023).

Baca juga: Tergiur Kanjeng Dimas, Uang Puluhan Miliar Yayasan UMK Raib, 3 Orang Jadi Terdakwa

Atas putusan tersebut, lanjutnya, JPU juga akan mengajukan banding. Pasalnya vonis yang dijatuhkan kepada ketiga terdakwa masih jauh dibawah tuntutan JPU.

“Tuntutan kepada tiga terdakwa adalah 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 10 miliar. Karena vonis masih jauh dibawah tuntutan, JPU nyatakan banding,” bebernya.

Dia mengatakan, banding akan segera dilakukan setelah pihaknya menerima salinan putusan dari PN Kudus. Apakah nanti dalam banding, Pengadilan Tinggi Semarang mempertimbangkan tuntutan JPU atau menguatkan putusan PN Kudus.

“Kalau nanti putusannya masih tidak sesuai dengan tuntutan kita, ya kita bisa mengajukan upaya hukum lagi, yakni kasasi,” ungkap Tegar.

Baca juga: Dana Rp44,1 M Diduga Diselewengkan Pengurus Lama, YPUMK Tempuh Jalur Hukum

Ditanya mengenai pembelaan dari terdakwa, Tegar menyampaikan, pada intinya terdakwa dalam pembelaanya merasa tidak bersalah dan memohon untuk dibebaskan dari segala tuntunan JPU.

Sedangkan hasil putusan sidang, sambungnya, dalam hal ini hakim yang memimpin sidang sependapat dengan tuntutan JPU. Dengan kata lain, pada saat yang bersamaan hakim menolak pembelaan dari terdakwa.

“Walaupun masa hukuman yang dijatuhkan belum sesuai dengan tuntutan kami, dimana tuntutan dari JPU ini adalah 15 tahun penjara serta denda Rp 10 miliar,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER