31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KPU Kudus Petakan TPS Rawan Banjir

BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua KPU Kudus, Ahmad Amir Faisol mengaku telah mengantisipasi terjadinya cuaca ekstrem saat pekasanaan pemilu pada Februari 2024 mendatang. Pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, agar pelaksanaan pemilu nanti tetap berjalan baik, termasuk di wilayah-wilayah rawan banjir.

Antisipasi tersebut, kata Faisol, tak terlepas dari peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG telah memperingatkan terjadinya cuaca ekstrem yang akan berlangsung pada Februari mendatang.

Baca juga: KPU Kudus Gencarkan Sosialisasi ke Milenial dan Gen-Z Agar Gunakan Hak Pilih

-Advertisement-

Dia menjelaskan, dari 2.623 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 132 desa dan kelurahan di Kabupaten Kudus, terdapat sejumlah wilayah yang rawan banjir. Di antaranya Kecamatan Mejobo, daerah yang rawan banjir antara lain di Desa Kesambi, Temulus, Golantepus, dan Kirig. Kecamatan Jati daerah rawan banjir antara lain di Desa Tanjungkarang, Jati Wetan, dan Jetis. Dan di Kecamatan Undaan ada di Desa Ngemplak, Karangrowo, dan Wates.

“Kemudian di Kecamatan Kaliwungu di Desa Setrokalangan dan Kedungdowo yang disinyalir rawan terjadi banjir. Lalu di Kecamatan Jekulo yang rawan terjadi banjir ada di Desa Bulungcangkring dan Bulung Kulon,” ungkap Faisol saat ditemui di ruang kerjanya, , Jumat (3/11/2023).

Demi kelancara Pemilu tahun 2024 yang akan digelar 14 Februari mendatang, pihaknya mengimbau agar penyelenggara di tingkat desa memilih lokasi TPS yang tidak rawan tergenang air. Selain itu, Faisol juga meminta agar TPS yang berada di area terbuka untuk dipindah.

Baca juga: KPU Kudus Umumkan DCT Pileg 2024, Satu Petahana Tak Nyaleg Lagi

“Agar pelaksanaan pemilu tidak terganggu, kami meminta evaluasi lokasi-lokasi TPS yang letaknya terbuka seperti lapangan untuk mencari sekolah, gedung, rumah atau teras rumah warga,” terang Faisol.

Selain antisipasi cuaca, Faisol juga menekankan agar memilih lokasi TPS yang aksesnya mudah dijangkau. “Aksesnya juga harus bisa dijangkau, khususnya teman-teman disabilitas agar bisa menyuarakan hak pilihnya,” jelasnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER