BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara kembali malaksanakan Safari Jumat ke masjid dan musala, Jumat (22/9/2023). Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Edy Sujatmiko mewakili Penjabat (PJ) Bupati Jepara Edy Supriyanta, Kapolres Jepara, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Basnaz, PMI, Forkopimcam Batealit, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Lokasi pertama yang dituju adalah Musala Al Hidayah, Desa Bantrung RT 09 RW 03 Kecamatan Batealit. Pada kesempatan tersebut, Sekda Jepara menyerahkan bantuan Al-Quran, sarung, mukena, sajadah masing-masing 5 buah dari bagian Kesra Setda Jepara serta bantuan perbaikan Musala dikarenakan pergeseran tanah yang menyebabkan tembok retak.

Bantuan juga diberikan kepada masyarakat, yakni berupa bantuan sosial rumah tidak layak huni (RTLH) dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) senilai Rp15 Juta untuk 2 orang penerima. Sedangkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan bantuan berupa bibit alpukat, bibit durian masing-masing sebanyak 50 batang dan Basnaz memberikan 10 paket sembako.
Baca juga: TMMD Sengkuyung Tahap III di Suwawal Jepara Akan Bangun Jalan hingga Renovasi Rumah
Usai melaksanakan kegiatan di musala Al Hidayah, rombongan bertolak ke Masjid Roudlotul Mu’minin Desa Bawu, RT 08 RT 06, Kecamatan Batealit, untuk melaksanakan salat Jumat. Setelahnya, Edy menyapa para jemaah masjid, serta memberikan bantuan untuk masjid tersebut berupa Al-Quran, sarung, mukena, sajadah masing-masing 5 buah, kemudian bantuan untuk masyarakat dari Palang Merah Indonesia (PMI) berupa bantuan sosial senilai Rp1 Juta untuk 2 orang penerima, dan Basnaz memberi bantuan berupa 10 paket sembako.
Dalam kesempatan itu, Sekda Jepara Edy Sujatmiko meminta masyarakat untuk jaga kerukunan di tahun politik (2024). Menurutnya, momen pemilihan umum (Pemilu) riskan konflik karena beda pilihan.
Baca juga: Momen Pj Bupati Jepara Borong Dagangan Penjual Sayur Keliling di Bangsri
“Pilihlah satu calon yang terbaik, dan mari kita jaga kerukunan menjelang Pemilu 2024 nanti,” ucapnya.
Ia juga berharap, pemilih harus sadar bahwa Pemilu sangat menentukan nasib bangsa dan daerah lima tahun ke depan. “Semoga di pemilihan nanti kita semua akan menggunakan hak pilih sebaik-baiknya, Bukan karena politik uang,” kata Edy.
Editor: Ahmad Muhlisin

