31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Kedai Sassy di Undaan Ini Selalu Ramai Anak-Anak, Ternyata Karena Ini

BETANEWS.ID, KUDUS – Banner bertuliskan Kedai Sassy terpampang jelas di depan rumah toko yang ada di Desa Wates Gang 2, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Di sana, seorang perempuaan terlihat cukup sibuk melayani anak-anak yang datang silih berganti. Rata-rata mereka membeli es kulkul hingga es pensil.

Es kulkul yang sedang viral memang jadi penyedot pembeli utama di usaha milik Trian itu. Meski kini sudah tak ramai satu atau dua bulan lalu, tapi tetap saja tiap harinya masih banyak yang mencari es buah-buahan dengan balutan cokelat itu.

Salah satu menu minuman yang disediakan Kedai Sassy. Foto: Anita Purnama

“Dulu pas awal jualan Es Kulkul itu bisa habis hingga ribuan dalam sehari, karena memang yang pertama di Undaan. Karena kami beli buahnya grosir jadi bisa jual murah,” jelas perempuan berusia 27 tahun itu, Jumat (15/9/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Kue Pancong yang Lumer di Mulut Ini Selalu Bikin Nagih, Satu Mana Cukup

Tak hanya es kulkul, tempatnya juga menyediakan aneka jajanan, seperti smoothies, seblak, es pensil, es krim cup, dan es krim roti. Kebanyakan jajanan itu merupakan buatannya sendiri.

Yang membuat laris manis, ia mematok harga yang murah dengan kualitas yang tinggi. Seperti es kulkul dibanderol Rp2.000, es cream cup Rp1.500, es pensil Rp1000/3 biji, es krim roti mulai Rp5.000, smoothies dari Rp12-15.000 dan yang terakhir camilan serba Rp7.000.

“Cokelat yang digunakan untuk es kulkul jenis premium, jadi tidak sembarangan. Yang biasanya sering dibeli itu es kulkul dan camilan-camilan karena murah,” bebernya.

Pendapatan yang didapat Trian dalam sehari yakni sekitar Rp500 ribu lebih untuk hari biasa, sedangkan saat hari libur bisa mencapai Rp1 juta. Pendapatan itu dibukukan saat jam buka mulai pukul 9.00-21.00 WIB.

Baca juga: Musim Kemarau Pembawa Berkah, Ema Bisa Jual Ratusan Porsi Es Tiap Hari

Menurutnya, seorang pengusaha kuliner harus selalu mengikuti trend, agar terus bisa meningkatkan jualannya. Trian sendiri mengungkapkan target pasarnya memang diperuntukkan kepada anak-anak hingga remaja, sehingga Ia harus terus mengikuti apapun yang saat ini diminati oleh mereka.

“Karena saya jualannya di pedesaan, mereka carinya yang murah tapi enak dan dapatnya banyak jadi buat menu camilan murah,” bebernya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER