31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Dosen Undip: ‘Tol Tanggul Laut Untungkan Semarang, Demak Abrasi’

BETANEWS.ID, DEMAK – Konsultan Perikanan Tangkap sekaligus dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Kukuh Eko Prihantoko, mengingatkan dampak negatif dari pembangunan tol tanggul laut.

Ia mengatakan, akan ada dampak kerusakan ekologi dari pembangunan tol tanggul laut yang rencananya di bangun pesisir Semarang-Demak.

Baca Juga: Desa Timbulsloko, ‘Surganya’ Para Pemancing yang Selalu Ramai Selama 24 Jam

-Advertisement-

“Pasti ada dampak, karena arus akan terus bergeser bisa saja arus akan balik. Ketika air ditahan dengan bangunan dia akan berbelok ke tempat lainnya. Sehingga lama kelamaan tanah akan terkikis seiring waktu karena gelombang yang berbelok, “katanya, Kamis (31/8/2023).

Kukuh menganggap pembangunan tol tanggul laut, justru hanya menguntungkan Semarang. Sedangkan, daerah tetangga yang berada di dekat area tersebut akan terkena abrasi.

“Semarang secara pola tata ruang itu industri bukan ekologi, dengan status seperti ini harus ada keputusan yang diambil untuk menyelamatkan itu. Melalui tanggul laut nanti dampak dan antisipasinya seperti apa terutama untuk wilayah Demak, ” terangnya.

“Secara alami pesisir itu ada yang namanya abrasi dan akresi. Ketika di sisi lain tergerus maka di sisi lain akan bertambah,” imbuhnya.

Baca Juga: Dosen Undip Minta Pola Penanaman Mangrove di Demak Dievaluasi

Untuk itu, perlu adanya kajian lebih mendalam mengenai risiko pembangunan tol tanggul laut. Mengingat sudah dua desa di Kecamatan Sayung telah melakukan bedol desa akibat rob yang meluas.

“Ketika ada bangunan di sepanjang sungai nanti akan ada dampak di sekitarnya. Tergantung bentuk rekayasanya seperti apa,” tegasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER