Ciptakan Pertanian Modern, Petani Muda Jepara Mendapat Apresiasi dari Ketua DPRD

BETANEWS.ID, JEPARA – Petani muda Jepara, Awang Budi Setyawan (28) pemilik dari Melonesia Farm, tempat agrowisata petik buah melon yang baru saja diresmikan pada Kamis (24/8/2023) di Desa Sidi Gede, RT 16 RW 3, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Jepara, Hafizul Maarif.

Haizul mengatakan bahwa ia tidak menyangka, desa yang mayoritas tanaman pertaniannya berupa padi dan jagung bisa ditanami melon. Sehingga ia memberikan apresiasi kepada petani muda yang mau mengembangkan potensi lahan pertanian yang dimiliki daerahnya.

Baca Juga: Fadli Zon Optimis Prabowo Unggul di Jepara

-Advertisement-

Dengan hadirnya petani muda tersebut, ia berharap dapat menjadi contoh dan membangkitkan lahirnya semangat bagi para petani muda lainnya yang ada di Kabupaten Jepara.

Ia juga menekankan agar pemerintah kabupaten bisa memberikan dukungan kepada para petani millenial agar kehadiran mereka dalam sektor pertanian bisa terus berjalan.

“Ini tentu menjaga kebanggaan kita sebagai warga Jepara untuk bisa memanfaatkan lahan agar bisa menghasilkan tanaman pangan,” katanya pada Kamis (24/8/2023) di Desa Sidi Gede, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara.

Sebab ia menyadari bahwa mencari petani muda saat ini sangat sulit. Kebanyakan para petani tersebut menurutnya sudah berusia lanjut. Sehingga kehadiran petani muda memang sangat dibutuhkan. Agar dapat menciptakan dan mengembangkan inovasi dalam bidang pertanian di Jepara.

Dalam kesempatan tersebut ia yang juga mendapat aduan soal sulitnya mendapatkan pupuk bagi para petani mengatakan bahwa selama ini daerah tidak bisa melakukan intervensi terhadap kuota pupuk yang bisa di dapatkan petani.

Baca Juga: Warga Kedungmalang Jepara Keluhkan Air PDAM Mati Setiap Musim Kemarau

Sebab menurutnya kebijakan pemberian kuota pupuk sepenuhnya menjadi kewenangan dari pihak pusat. Namun mengatasi hal tersebut ia menjelaskan bahwa dari pihak DPRD sudah mencoba melakukan koordinasi kepada pemerintah pusat soal kuota subsidi pupuk di daerah.

“Kami terus mencoba untuk menjembatani persoalan ini, agar pemerintah pusat bisa mengupgrade regulasi terkait distribusi pupuk,” katanya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER