BETANEWS.ID, PATI – Dua hari ini, kemacetan panjang terjadi di Jalur Pantura Pati-Rembang. Hal ini merupakan imbas adanya perbaikan jalan nasional di Batangan, Pati. Meski begitu, menurut Kasat Lantas Polresta Pati Kompol Asfauri, hal itu disebutnya bukan kemacetan, tetapi hanya antrean kendaraan.
“Kami sampaikan, sebenarnya di wilayah kami Jalur Pantura Juwana, Pati, tidak ada kemacetan. Yang ada hanya antrean, sehingga menimbulkan arus yang padat merayap,” ujar Kompol Asfauri, Kamis (13/7/2023?/).

Hal itu menurutnya disebabkan di kilometer 91, tepatnya di Desa Raci, Kecamatan Batangan dan Trimulyo, Juwana, sedang ada perbaikan jalan. Perbaikan itu membuat jalan dibuka hanya satu jalur saja. Kemudian satu jalur tersebut, menurutnya digunakan untuk satu arah. Baik dari arah Surabaya menuju Semarang atau sebaliknya.
Baca juga: Harap Sabar, Kemacetan di Jalan Pati-Rembang Diprediksi Sampai 2024
Ia memastikan, bahwa di jalur Pantura aman. Kemudian, dirinya mengimbau kepada sopir untuk tetap berhati-hati dan bersabar. Sebab, hal itu demi kelancaran bersama dalam berlalulintas.
Sedangkan untuk mengantisipasi jika terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang, pihaknya telah menerapkan manajemen lalu lintas.
“Ada dua lokasi yang sudah kita siapkan apabila dari arah Semarang menuju Surabaya ada perlambatan. Maka di Simpang Sampang, kendaraan dibelokkan ke arah Jakenan- Jaken. Itu hanya untuk kendaraan pribadi,” ungkapnya.
Selanjutnya, kalau antrean kendaraan sampai Lingkar Selatan atau Widoro Kandang, maka kendaraan akan diarahkan melewati Gabus. Sedangkan untuk kendaraan beban berat, ia memastikan akan tetap melewati jalur Pantura.
Baca juga: Jalan Pati-Rembang Masih Macet Parah, Warga: ‘Banyak Kendaraan yang Nyerobot’
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Pati, Teguh Widiyatmoko, menyebut, sejak tadi malam pihaknya menerjunkan petugas di pertigaan Guyangan, Simpang Sampang hingga pukul 1.00 WIB dini hari.
“Kalau Rabu-Kamis memang ada penambahan volume kendaraan truk besar. InsyaAllah setelah kemacetan semalam ini lancar,” katanya saat dihubungi melalui WhatsApp.
Editor: Ahmad Muhlisin

