Harap Sabar, Kemacetan di Jalan Pati-Rembang Diprediksi Sampai 2024

BETANEWS.ID, PATI – Potensi kemacetan di Jalan Pantura Pati-Rembang diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Sebab, perbaikan jalan nasional di kawasan Kecamatan Batangan, Pati ditargetkan baru rampung 2024 mendatang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2 Provinsi Jawa Tengah pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Dinar Pangayoman, mengatakan, ruas jalan Batangan sebelumnya telah dilakukan perbaikan di beberapa titik sebelum Lebaran Idul Fitri lalu. Saat ini, perbaikan jalan kembali dilanjutkan di ruas jalan tersebut sepanjang 5,4 kilometer.

“Hingga lebaran pada Mei 2023 lalu sudah terselesaikan sepanjang 1,225 kilometer. Proses perbaikan mulai dilanjutkan setelah libur Lebaran, tepatnya 11 Mei 2023 dan secara kontrak target selesai seluruhnya pada April 2024,” ungkapnya, Kamis (13/7/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Jalan Pati-Rembang Masih Macet Parah, Warga: ‘Banyak Kendaraan yang Nyerobot’

Ia menyebut, saat ini pihaknya sedang melakukan pengecoran di segmen 1. Sedangkan untuk titik pengerjaan, menurutnya, terdapat 5 segmen sepanjang 4.175 kilometer.

“Setelah selesai lokasi segmen 1 akan kami lanjutkan ke segmen 2,3,4, dan 5,” imbuhnya.

Katanya, BPPK 3.2 Jawa Tengah yang memiliki wilayah kerja di ruas jalan nasional mulai dari perbatasan Demak/Kudus hingga Bulu (batas Jawa Timur) tengah melaksanakan paket rehabilitasi dan rekonstruksi Jalan batas Kudus-Pati-Rembang pada Tahun Anggaran 2022-2024 dengan target 17,966 kilometer.

Kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jalan batas Kudus-Pati-Rembang itu, salah satu lingkup pekerjaannya adalah rekonstruksi jalan yang dilakukan di Pantura ruas SP 3 Lingkar Pati Timur – Batas Rembang.

“Lokasi yang menjadi titik fokus ada di Batangan Pati yang sebelumnya mengalami kerusakan perkerasan rigid/beton cukup parah,” katanya.

Baca juga: Imbas Perbaikan, Jalan Pati-Rembang Kembali Macet Parah

Kemudian, untuk mengantisipasi kemacetan telah disiapkan detour bahu jalan dan berkoodinasi dengan bupati dan instansi terkait.

“Tim PPK 3.2 Provinsi Jateng dan juga BBPJN Jateng-DIY berkoordinasi secara intensif dengan bupati dan instansi terkait. Seperti Dinas Perhubungan dan kepolisian setempat untuk mengatur lalu lintas di lokasi pekerjaan,” ungkapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER