BETANEWS.ID, KUDUS – Sekolah Luar Biasa (SLB) Purwosari Kabupaten Kudus melaksanakan Gelar Karya Seni dan Budaya, Kamis (27/7/2023). Gelar karya tersebut menampilkan aneka hasil keterampilan dan karya seni dari para siswa dan siswi berkebutuhan khusus.
Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SLB Negeri Purwosari Kudus, Dwi Rahayu Wulandari mengatakan, karya yang ditampilkan merupakan hasil dari pembelajaran selama satu tahun. Acara ini merupakan bagian dari program Kurikulum Merdeka.
Baca Juga: 630 Perewang Siap Masak Sego Jangkrik Buka Luwur Sunan Kudus
“Gelar karya ini juga bertujuan agar karya siswa SLB Purwosari bisa dilihat masyarakat umum,” ujarnya kepada Betanews.id di SLB Negeri Purwosari Kudus, Kamis (27/7/2023).
Program Kurikulum Merdeka ada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Di dalamya diutamakan gotong-royongnya, kerja samanya, terus ada kemandirian siswa serta, kreatifitasnya.
“Hasilnya dapat ditunjukan dalam gelar karya ini. Artinya, di tengah keterbatasan mereka tetap punya skil keterampilan lain yang bisa terus dikembangkan sesuai kemampuan,” bebernya.
Tak dipungkiri, meskipun punya akademik di bawah rata-rata anak normal, tuturnya, anak-anak berkebutuhan khusus itu mempunyai bakat tertentu. Misal ada yang bakat di bidang musik maka siswa berkebutuhan khusus tersebut gencar diberikan pendidikan musik.
“Begitu juga jika ada siswa luar biasa lain yang mempunyai bakat lain, maka ketrampilan sesuai bakatnya yang akan digencar diberikan,” ungkapnya.
Dia mengatakan, jumlah siswa di SLB Negeri Purwosari Kudus kurang lebih ada 220 siswa. Terdiri dari siswa SD, SMP dan SMA. Sementara yang ikut menampilkan hasil karya ada 60 siswa.
Baca Juga: Konser Dies Natalis ke-43 UMK, Ribuan Penonton ‘Mletre’ Bareng Guyon Waton
“Ada aneka karya yang ditampilkan. Di antaranya, seni rebana, baca alqur’an, komputer bicara, tari, ketrampilan batik, ketrampilan loundry, seni lukis, seni musik, desain grafis, ketrampilan tangan dan lainnya,” rincinya.
Terlihat dalam Gelar Karya tersebut para siswa SLB Negeri Purwosari sangat antusias. Di tengah keterbatasan mereka mampu menampilkan berbagai pertunjukan seni. Di antaranya, main gamelan, menyanyi, bahkan ada juga yang mampu menampilkan Tari Kretek.
Editor: Haikal Rosyada

