BETANEWS.ID, DEMAK – Bau ikan langsung menyergap indra penciuman saat memasuki Dukuh Bongkol Indah, Desa Buko, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Layaknya desa nelayan, banyak masyarakat setempat yang punya usaha pengolahan ikan dari membuat ikan asin hingga kerupuk.
Salah satunya adalah Aneko Zaroh (42). Di rumahnya, Wanita yang akrab disapa Aneko itu punya usaha pembuatan ikan asin. Seperti pagi itu, ia dan seorang wanita lain tampak berbagai peran. Jika dirinya mengupas ikan, wanita satunya mendapat ugas menta ikan ke atas papan.

Sudah lebih lima tahun ini Eko memproduksi ikan asin di usaha Anfa Jaya miliknya. Selama ini, ia menggunakan ikan kadalan yang diambil dari hasil tangkapan laut suaminya untuk bahan.
Baca juga: Dukuh Bongkol Indah Jadi Magnet Pencari Kerupuk Ikan di Demak, Sudah Terkenal Sejak Dulu Kala
Setiap harinya, Aneko bisa menghasilkan ikan asin sebanyak dua kilogram. Namun, hal itu juga disesuaikan dengan kondisi cuaca dan tangkapan ikan sang suami.
“Sehari bisa dua kilogram, tergantung dapat ikannya berapa. Kadang satu gentong full bisa,” katanya, Jumat (7/7/2023).
Berbeda dengan ikan asin lainnya, milik Aneko ini mempunyai dua rasa yang unik, yakni asin dan manis. Ia menerangkan, saat proses pembuatan ikan sebelumnya diberi bumbu rempah-rempah. Sedangkan untuk rasa manis, ia rendam ikan dengan gula.
“Kadang kan ada yang minta manis, jadi direndam pakai gula aren. Kalau yang gurih bumbunya pakai ketumbar, bawang putih, garam, dan penyedap rasa,” terangnya.
Menurutnya, pengeringan ikan itu butuh waktu dua hari. Jika cuaca panasm produksi ikan asin mengalami kenaikan hingga lebih dari lima kilogram.
Baca juga: Melihat Proses Pembuatan Ikan Asap Milik Bu Kusno, Sehari Bisa Jual 1 Kwintal
“Pengeringan ikan asin biasanya dua kali. Pas cuaca panas jika ikannya kecil-kecil paling setengah hari sudah kering,” jelasnya.
Untuk per kilogram, Aneko menjualnya seharga RpRp100 ribu. Sedangkan per ons Rp10 ribu. Ikan asin itu biasanya ia setor ke beberapa pasar di wilayah Wedung dan pasar Pagi.
Editor: Ahmad Muhlisin

