BETANEWS.ID, DEMAK – Aksi pencopetan dengan modus merobek tas korban menggunakan benda tajam sedang marak terjadi di Pasar Malam Grebeg Besar, Lapangan Tembiring, Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak.
Pencopetan itu viral di beberapa media sosial, salah satunya direpost akun Instagram @infokejadiandemak, yang memperlihatkan kondisi tas korban sudah dalam keadaan robek.
Menurut Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Winardi, sudah ada tiga korban yang datang untuk melapor. Akibat dari kejadian tersebut, banyak dari korban kehilangan barang berharga, seperti telepon seluler (ponsel) dan dompet.
Baca juga: Masyarakat Tumpah Ruah Saksikan Grebeg Besar Demak
“Kejadian pencopetan dengan merobek tas memang ada, namun jumlahnya tidak signifikan, dari hampir selesai (pasar malam Grebeg Besar) hanya tiga korban yang melapor,” katanya saat ditemui di kantor Polres Demak, Senin (3/6/2023).
Sebelum terjadinya pencopetan, Polres Demak sudah memberikan pengamanan selama pasar malam Grebeg Besar berlangsung, yakni dari 16 Juni-8 Juli 2023. Akan tetapi, aksi tersebut baru dilakukan pelaku saat mendekati penghujung acara.
“Secara kepolisian sudah melakukan pengamanan, namun tidak terlepas dari pelaku tindak pidana mencari lengah pihak kepolisian. Tetapi kita sudah berusaha untuk melakukan pencegahan,” imbuhnya.
Winardi menerangkan, kronologi pencopetan terjadi saat keramaian memuncak di pasar malam Grebeg Besar. Korban seolah-olah didesak dan saling dorong, ketika korban lengah pelaku kemudian melancarkan aksinya.
Baca juga: Sejarah Grebeg Besar, Tradisi Perayaan Iduladha di Demak
“Tentunya tidak hanya satu pemainnya. Pasti lebih dari satu orang. Mungkin yang satu mendorong, yang satu beraksi,” terangnya.
Untuk mengantisipasi kejadian itu, pihaknya melakukan pengawasan lebih ketat di area pasar malam Grebeg Besar. Lebih dari 200 personel telah dikerahkan saat berlangsungnya konser dan event besar.
“Kita tetap antisipasi dengan melakukan pengawasan di lokasi lapangan Tembiring. Setiap malam sudah diterjunkan dari pihak Polres untuk pengamanan di situ,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

