31 C
Kudus
Kamis, Februari 22, 2024

Gawat, Marketplace Jadi Lapak Jual Beli Rokok Ilegal di Jepara

BETANEWS.ID, JEPARA – Desa Robayan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara menjadi wilayah peredaran rokok ilegal tertinggi di Jepara. Hampir 50 persen kegiatan produksi maupun transaksi rokok ilegal berada di Desa Robayan.

Kasi Penyuluhan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus, Arief Prawoto mengatakan, saat ini terdapat modus baru dalam peredaran rokok ilegal melalui layanan e-commerce atau marketplace.

Baca Juga: Pemkab Jepara Siapkan Ini Jika Pemerintah Pusat Gagal Danai Renovasi Terminal Jepara

“Hampir 50% ada kegiatan disana (Desa Robayan) mulai dari produksi, ada juga yang kami tangkap dalam bentuk sudah siap edar di kendaraan yang mengangkut, dan yang paling banyak di area PJT (Pengusaha Jasa Titip) melalui perdagangan e-commerce, itu modus baru,” katanya pada Betanews.id saat ditemui dalam acara Festival Musik Jepara Gempur Rokok Ilegal, di Gedung Wanita Jepara, Rabu (12/7/2023).

Modus peredaran rokok ilegal biasanya dengan cara meniru desain cukai dari rokok yang sudah berizin kemudian dilakukan modifikasi dan juga namun tidak memiliki pita cukai.

Untuk wilayah penyebaran dari rokok ilegal menurutnya banyak diperjualbelikan di daerah yang terpencil.

“Kalau penyebaran rokok ilegal di kota-kota jarang ya, biasanya memang ke daerah-daerah terpencil yang mereka belum mendapatkan edukasi tentang bahaya rokok ilegal ini,” katanya.

Namun untuk memberantas peredaran rokok ilegal sendiri ia menambahkan bahwa minimnya jumlah SDM yang ada di lembaga Bea dan Cukai Kudus juga menjadi kendala tersendiri.

“Biasanya kami lakukan penindakan ketika ada laporan atau kerjasama dengan pemerintah serta pihak kepolisian terkait,” ujarnya.

Arif Darmawan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jepara menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya sosialisasi dan pencegahan rokok ilegal kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk mencegah peredaran rokok ilegal di Jepara.

Baca Juga: Pembangunan Terminal Tipe A Jepara Terkendala Anggaran dari Pusat

Selain dalam bentuk festival musik, sosialisasi tersebut menurut Arif juga dilakukan dalam bentuk pertunjukan kesenian tradisional yang ada di Kabupaten Jepara.

“Beberapa bentuk sosialisasi sudah kita lakukan seperti dengan melakukan sosialisasi tatap muka di daerah yang menjadi zona merah peredaran rokok ilegal, ada juga dalam bentuk media seni tradisional seperti wayang, kentrung, emprak,” jelasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER