BETANEWS.ID, PATI – Puluhan orang tampak berlari begitu sebuah mobil bak terbuka yang membawa gunungan memasuki halaman Makam Sunan Ngerang di Desa Pekuwon, Kecamatan Juwana, Pati, Minggu (30/7/2023). Mereka lantas berebut gunungan yang berisi aneka hasil bumi tersebut.
Sebagian dari mereka kemudian ada yang merangsek naik ke atas mobil untuk berebut isi gunungan. Ada yang mendapatkan wortel, kacang panjang, buah-buahan, dan beragam sayuran lainnya. Sebagian warga meyakini, bahwa isi gunungan berupa hasil bumi tersebut bisa membawa berkah dalam kehidupan mereka.

Salah satu warga desa setempat, Ajeng, mengaku hampir setiap tahunnya rutin menyaksikan karnaval dan ikut berebut gunungan yang dikirab. Sama halnya warga lainnya, dirinya juga memiliki keyakinan jika isi gunungan tersebut membawa berkah.
Baca juga: Berebut Berkah, Sembilan Gunungan Hasil Bumi di Mojosemi Pati Ludes Diserbu Warga
“Ini kan dalam rangka Haul Mbah Sunan Ngerang, insyaAllah gunungan ini juga berkah untuk warga. Misalnya, sayur nantinya bisa dimasak atau buah-buahan bisa juga dimakan. Apalagi, ini semua kan sudah didoakan, jadi insyaAllah tambah berkah,” ujarnya.
Tak hanya itu, terkadang nasi yang ada di gunungan tersebut, oleh warga juga dikeringkan dan nantinya digunakan untuk ditaruh di sawah, di rumah atau tempat jualan. Mereka sebagian berkeyakinan jika hal itu memiliki keberkahan.
Kepala Desa Pekuwon, Masrifah, menyampaikan, kirab rutin digelar setiap Haul Sunan Ngerang, kecuali pada saat pandemi Covid-19 lalu.
“Tiap tahun ini rutin digelar. Untuk gunungan ini berasal dari masing-masing RT. Ada yang dua, satu, tergantung dari RT-nya,” ungkapnya.
Baca juga: Potret Keseruan Warga Desa Pelemgede Pati Berebut Gunungan Sedekah Bumi
Selain kirab budaya, dalam rangka Haul Sunan Ngerang, juga digelar beragam acara lainnya, di antaranya tahtimul Quran, selawatan, pengajian, hingga lelang kelambu.
Ia pun berharap, Desa Pekuwon yang telah ditetapkan sebagai Desa Wisata Religi, bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk pengembangan. Kades menyebut, tahun ini desa tersebut akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jateng berupa ikon desa wisata.
Editor: Ahmad Muhlisin

