BETANEWS.ID, PATI – Menyikapi perkembangan era digitalisasi yang semakin maju, Yayasan As-Salafiyah, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Pati berupaya mengembangkan pendidikan dengan memadukan ilmu-ilmu modern dan ilmu salaf.
Untuk mewujudkan hal itu, Yayasan As-Salafiyah mendirikan gedung SMP Qur’an Terpadu dan Pondok Pesantren (ponpes). Peletakan batu pertama gedung tersebut digelar pada Rabu (31/5/2023) sore.
Acara ini dihadiri oleh tokoh besar seperti Aniq Muhammadun (Rois Syuriah PCNU Pati), KH Yusuf Hasyim (Ketua PCNU Pati), KH Muhammad Ulil Albab Arwani (Rois Syuriah PCNU Kudus) serta ulama Kudus lain KH Ahmad Arwan Muhith dan KH Hasan Fauzi Maskan.
Baca juga: KB-TK Kanisius Pati Miliki Gedung Baru, Jadi Sekolah Transformatif
Pejabat di lingkungan Kabupaten Pati juga tampak hadir dalam acara tersebut, di antaranya Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, dan beberapa anggota DPRD Pati.
Ketua Yayasan sekaligus pengasuh pondok As-Salafiyah, Rusdi mengatakan, yayasannya berencana mendirikan bangunan tiga lantai. Bangunan yang berdiri di luas lahan 1.500 meter persegi tersebut, rencananya akan digunakan aktivitas bagi para santri dalam menuntut ilmu.
”Rencananya dari ruang-ruang yang ada akan dibagi-bagi. Sebagai pesantren sekaligus sebagai SMP,” ujarnya.
Terkait lama pembangunan, Rusdi tidak dapat memastikan tanggal rampungnya. Menurutnya, hal itu karena bersifat swadaya dari masyarakat, sehingga gedung tersebut akan dibangun secara bertahap.
Rusdi mengatakan, SMPQT As-Salafiyah diharapkan dapat memadupadankan pendidikan agama dan modern. Melalui SMPQT, dirinya mendorong anak didiknya untuk mengikuti zaman sembari menyelami pendidikan Alquran.
Baca juga: Hebat! 70 Persen Siswa SMKN Jateng yang Lulus Tahun Ini Sudah Diterima Kerja
”Sebelum proses belajar-mengajar dimulai ada tadarus Alquran selama setengah jam terlebih dulu. Kemudian disambung speaking english, baru disambung rutinitas lain,” ucapnya.
Sementara Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro merasa senang adanya pembangunan Pondok Pesantren As-Salafiyah. Baginya keberadaan SMPQT As-Salafiyah akan dapat mendorong pendidikan di Kabupaten Pati lebih baik.
Henggar berharap, SMPQT As-Salafiyah mampu menelurkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, baik generasi yang bersaing di kancah daerah maupun skala nasional.
”Pemerintah selalu support terkait pengembangan pendidikan yang sedang dilakukan,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

