31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Ini Keunikan Koleksi Milik PT Sukun yang Sedang Dikaji Museum Kretek

BETANEWS.ID, KUDUS – Museum Kretek mengkaji enam koleksi milik PT Sukun di hari terakhir kajian koleksi, Selasa (27/6/2023). Menurut Kurator Museum Kretek, Rina Hidayati Noor, barang yang dikaji itu berupa koleksi teknologika.

“Keenam koleksi itu ada cetakan pres/slop klobot, cetakan pres/slop fexport, cetakan slop (pembungkus), cetakan contong 10 batang (bahan kayu), cetakan contong 10 batang (bahan besi),cetakan contong 12 batang (besi),” rincinya.

Museum Kretek mengkaji koleksi dari PR Sukun, Selasa (23/6/2023). Foto: Kaerul Umam

Di sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Mutrikah, mengatakan, pihaknya sengaja hadir dalam kegiatan rutinan itu untuk mengetahui proses kajian koleksi.

-Advertisement-

Baca juga: Koleksi-Koleksi Menarik dari Rokok Tjap Djangkar yang Dihibahkan ke Museum Kretek

“Saya mencoba melihat secara langsung kegiatan teman-teman, dalam melakukan kajian koleksi yang tahun kemarin baru dihibahkan dari perusahaan rokok yang kepada kita (Museum Kretek). Sehingga tahun ini kita adakan kajian dan konservasi,” bebernya.

Ia menyampaikan, hari ini merupakan hari terakhir kajian koleksi yang mana hari ini juga telah menindaklanjuti ke perusahaan rokok PT Djarum untuk dikonfirmasi secara langsung di lapangan. Langkah yang dilakukan itu sebagai sumber data yang telah dilakukan kajian koleksi sebelumnya di hari pertama.

“Beberapa hari sudah melaksanakan kegiatan kajian, kemudian untuk hari ini ditindaklanjuti ke lapangan. Jadi untuk konfirmasi langsung kepada perusahaan-perusahaan PT Djarum, juga di Tjap Djangkar. Untuk hasilnya nanti untuk dilaporkan secara keseluruhan dari tim Museum Ranggawarsita,” tuturnya.

Tak hanya tinjauan ke PT Djarum, katanya, tim kajian koleksi Museum Kretek yang bekerja sama dengan Museum Ranggawarsita juga akan menindaklanjuti ke lapangan dengan berkunjung ke Tjap Djangkar.

Baca juga: 43 Koleksi Museum Kretek Dikonservasi Agar Tak Cepat Rusak

“Saat ini kami baru mendapatkan penjelasan yang berupa rekomendasi bahwa ada beberapa pabrik rokok yang harus kita tindaklanjuti untuk adakan penelusuran sejarahnya. Sehingga nanti ketika kita tahu sejarahnya, juga kita bisa menyajikan data dan informasi secara lengkap ke masyarakat,” paparnya.

Pihaknya juga berterima kasih kepada tim pengkaji Museum Ranggawarsita yang telah membantu kajian koleksi di Museum Kretek selama ini.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER