BETANEWS.ID, JEPARA – Tanah lapang yang berada tepat di samping Polsek Mayong, Kabupaten Jepara setiap hari Wage akan ramai dipenuhi dengan puluhan kambing. Para penjual dan pembeli kambing itu mulai nerdatangan pada pukul 7.00 WIB. Pasar itu lantas bubar saat dekati pukul 10.00 WIB.
Salah satu pedagang kambing, Tugiyono (55) mengaku sudah berjualan mulai 1992. Warga Desa Gajah, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak itu selalu datang Mayong saat ada Pasar Wage.
Tak hanya ke Mayong, Tugiyono juga selalu datang ke berbagai pasar hewan di beberapa daerah seperti di Kudus. Rata-rata, setiap berjualan Tugiyono hanya membawa 5-10 ekor kambing untuk ditawarkan kepada pembeli. Minimnya modal jadi alasan Tugiyono tidak bisa membawa kambing sebanyak yang lainnya.
Baca juga: Tahun Lalu Rugi Ratusan Juta Karena PMK, Lubis Bersyukur Tahun Ini Sapinya Laku Keras untuk Kurban
“Ini tadi dari pagi sudah laku empat, cuma dibawa dulu nggak langsung bayar,” ujar Tugiyono pada Betanews.id, Jumat (2/5/2023).
Untuk harga kambing, di momen menjelang Hari Raya Iduladha seperti ini menurut Tugiyono berada di kisaran Rp2-2,5 juta per ekor. Satu minggu menjelang kurbanbiasanya akan terjadi kenaikan Rp500 ribu per ekor.
“Kalau biasanya Rp2,5 juta nanti kalo mendekati Iduladha naik jadi Rp3 juta,” katanya.
Baca juga: Gara-Gara LSD, Bakul Ternak di Kudus Harus Blusukan ke Kandang Cari Hewan Kurban Sehat
Salah satu pembeli, Achmad Burnadi (47) mengatakan bahwa saat ada momen hajatan baik untuk pribadi atau keperluan desa, ia sering berlangganan membeli hewan di Pasar Hewan Mayong.
“Sering ke sini. Kalau butuh pasti ke sini. soalnya harganya terjangkau, banyak pilihan, terus hewannya, hewan sehat semua, kalau sudah masuk pasar sini,” kata Kepala Desa Pulodarat, Kecamatan Pecangaan itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

