BETANEWS.ID, PATI – Polemik lahan yang ditempati SDN 2 Dukuhseti masih belum usai. Pada Senin (8/5/2023) sore, sekolah tersebut kembali ditanami pohon pisang oleh keluarga dari Sunari. Yang bersangkutan, mengklaim lahan sekolah merupakan milik Sunari.
Belasan pohon pisang ukuran kecil terlihat ditanam di beberapa halaman sekolah, termasuk di depan ruang kelas. Penanaman pohon pisang tersebut merupakan kali kedua yang dilakukan oleh pihak Sunari. Sebelumnya, penanaman pohon pisang tersebut dilakukan pada November 2022 lalu.
Sekitar pukul 10.00 WIB, tampak beberapa pohon pisang yang berada di halaman sekolah itu dicabut dan dirobohkan siswa yang baru saja mengikuti ujian sekolah.
Baca juga: Tangis Siswa dan Orang Tua Pecah saat Segel SDN Dukuhseti 2 Dibuka
Kepala SDN 2 Dukuhseti, Endah Krismiati, menjelaskan, sebenarnya setelah adanya penanaman pohon pisang beberapa bulan lalu kemudian ada mediasi dari pemerintah, suasananya sudah sangat kondusif.
“Kemarin sudah sangat kondusif sekali. Tahu-tahu kemarin sore itu ada penanaman pohon pisang. Saya kaget sekali dan sangat prihatin sekali dengan apa yang dilakukan dengan Pak Lek Sunari,” ujar Endah, Selasa (9/5/2023).
Sebab, menurutnya, area yang ditanami pohon pisang tersebut merupakan fasilitas umum untuk anak-anak pendidikan sekolah. Apalagi hari ini, anak-anak sedang menempuh ujian sekolah hari terakhir. Dengan kejadian seperti ini, menurutnya sangat menggangu sekali aktivitas belajar.
“Harapannya pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan bisa menyelesaikan masalah ini dengan secepatnya. Saya kemarin juga telah melaporkan ke Pak Bambang, Korwil Dukuhseti, dan Pak Bambang sudah melaporkan ke Dinas Pendidikan,” ungkapnya.
Katanya, saat ini pihaknya hanya bisa menunggu dari Dinas Pendidikan. Ia pun mendapatkan informasi, bahwa Disdik juga sudah melaporkan ke Pj Bupati Pati.
Editor: Ahmad Muhlisin

