BETANEWS. ID, PATI – Mohammad Sholeh Ika Saputra seorang ayah muda tega membunuh bayinya lalu membuang ke Sungai Kaliampo, Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Pati. Ketua RW 1 Kelurahan Pati Kidul Widiantoro mengaku tidak mengira ternyata yang membunuh bayi tersebut adalah ayahnya sendiri.
Widiantoro menceritakan, jika Sholeh bersama istrinya Dinda sempat melaporkan kehilangan anaknya kepada Ketua RW pada Senin (1/5/2023).
Keduanya juga sempat meminta tolong untuk membukakan CCTV yang ada di permukiman warga. Orang tuanya pun sempat menangis saat melaporkan kehilangan anak.
Baca juga: Fakta Baru Ayah Bunuh Bayi di Pati, Pelaku Ternyata Sudah Niat Buang Bayinya Sejak Sebulan Lalu
“Karena awalnya yang membuat laporan ini itu Mas Sholeh bersama istrinya kalau anaknya hilang, jam 12.30 WIB hari Senin (1/5/2023) kemarin. Habis buang anaknya itu, ya tidak ada kecurigaan sama sekali, wong hujan-hujan datang ke rumah saya minta tolong untuk dibantu membuka CCTV yang ada di kampung untuk melihat kalau ada anaknya yang membawa,” ujar Widiantoro, Kamis (4/5/2023) melalui sambungan telepon.
Widiantoro mengaku sempat terjebak dengan rekayasa tersangka Sholeh. Sebab dari keterangan tersangka keluar kampung lewat gapura kelurahan. Namun ketika CCTV dibuka, tersangka tidak ada melintas seperti yang dijelaskan.
“Kemarin kita sempat terjebak dengan alibinya ya, dia keluar lewat gapura pintu masuk STIMIK AKI, dia bilang ke kanan, makanya kita fokus mengambil CCTV yang berada sana,” ucapnya.
Setelah dicek, ternyata tidak ada pergerakan sama sekali Sholeh lewat di situ. Hal itu yang kemudian menjadi salah satu kejanggalan yang kemudian membuat polisi yakin ada yang tidak beres. Menurutnya, dari kejanggalan keterangan ayah bayi itu menjadi bukti tersangka adalah Sholeh. Sehingga kata dia, kasus kehilangan bayi akhirnya terungkap dibunuh ayahnya sendiri.
“Alibinya keluar dari kampung arah kanan, arah Puri Tlogowungu, tapi di sepanjang CCTV dibuka tidak ada pergerakan Sholeh sama sekali. Ini membuat ada kejanggalan dari pihak kepolisian, sehingga kemudian ada penekanan sehingga ada pengakuan,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, ayah bayi Sholeh ditetapkan menjadi tersangka, karena telah membekap bayinya yang berusia tiga bulan dengan bantal hingga tidak bernyawa. Anak keduanya itu lalu dibuang ke Sungai.
Sholeh sempat membuat rekayasa cerita seolah-olah anaknya itu hilang saat ditinggal di rumah. Sholeh sempat mengaku menidurkan anaknya pertama dengan keliling naik motor. Setelah pulang anak keduanya sudah tidak ada di dalam kamarnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

