BETANEWS.ID, PATI – Beberapa menit sebelum Muhammad Sholeh Ika Saputra (20), pelaku pembunuhan terhadap bayinya yang berusia tiga bulan dibekuk polisi, Betanews.id sempat mendatangi kediaman pelaku di Kauman RT 4 RW 1, Kelurahan Pati Kidul, Kecamatan/Kabupaten Pati, Selasa (2/5/2023).
Kami sampai di rumah pelaku sekitar pukul 15.40 WIB. Saat itu, di rumah pelaku tampak puluhan warga sedang membaca Alquran dan doa, sebagai ihtiar agar anak pelaku yang dilaporkan hilang ketika berada di rumah sendirian bisa segera ditemukan.
Saat itu, orang tua sang bayi sempat melakukan ritual pembacaan ayat kursi dan Surah Yasin agar anaknya ketemu. Bahkan, sang ayah juga ikut menebarkan beras yang sudah didoakan keliling rumah sebagai ihtiar mencari anaknya yang kemungkinan dibawa makhluk halus. Termasuk juga membuat laporan ke kantor polisi terkait hilangnya sang anak.
Baca juga: Keluarga Ungkap Perilaku Sang Ayah Sebelum Tega Habisi Nyawa Anaknya, Istrinya Pernah Minta Cerai
Kami juga sempat mewancarai pelaku beberapa menit setelah berada di kediamannya. Ia menceritakan bagaimana kronologi anak bungsunya yang masih berusia tiga bulan itu hilang ketika ditinggalnya tidur di rumah sendirian.
“Perkenalkan nama saya Muhammad Sholeh Ika Saputra. Kronologi kejadian, saat itu saya dan istri sedang membawa barang dagangan ke jalan. Sedangkan posisi anak sendirian di rumah tidak ada yang nungguin, sekitar jam 9.00 WIB,” ujarnya.
Selanjutnya, ia katanya menata barang dagangan dan setelahnya balik ke rumah. Ketika itu, posisi anak bayinya dalam kondisi rewel, nangis. Akhirnya ia masuk ke kamar dan berinisiatif menidurkan bayi yang rewel itu.
Setelah tidur, sekitar lima menit kemudian, kakaknya yang berusia 1,5 yang saat itu duduk di kursi depan juga rewel. Kemudian ia juga bernisiatif mengajak anaknya itu berkeliling menggunakan sepeda motor.
“Sekitar jam setengah sepuluh, saya ajak muter ke jalan sampai Joyokusumo dan sampai Tlogowungu jalan desa. Kemudian saya berteduh di sebuah masjid karena hujan, sekitar 20 hingga 25 menit,” terangnya.
Baca juga: Bukan Hukuman Mati, Ayah yang Bunuh Bayinya di Pati Diancam Penjara Seumur Hidup
Setelahnya, ia meneruskan perjalanan pulang dan sampai rumah sekira jam 12.15 hingga 12.30 WIB, posisi sang bayi sudah tidak ada.
Usai melakukan wawancara, kami kemudian pamit undur diri. Informasi yang kami dapatkan, tak lama setelahnya polisi melakukan penangkapan terhadap Sholeh.
Selang beberapa menit usai penangkapan itu, Kami mendapatkan informasi bahwa ada penemuan mayat bayi di Sungai Kaliampo, Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Pati.
Sore itu sekitar pukul 16.30 WIB, polisi langsung melakukan evakuasi mayat bayi di sungai tersebut. Posisi mayat bayi berada di bawah samping jembatan.
Tampak puluhan warga memadati lokasi penemuan mayat bayi tersebut untuk melihat proses evakuasi yang dilakukan pihak kepolisian.
“Jadi, kami dari Satreskim Polresta Pati dan Polda Jateng, saat ini melakukan evakuasi penemuan mayat bayi yang kita ketemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Ongkoseno Gandiarso Sukahar usai proses evakuasi.
Kasat Reskrim menegaskan, kalau bayi yang ditemukan tersebut merupakan bayi yang dilaporkan hilang pada Senin kemarin. Dari hasil penyelidikan dan pendalaman, pihaknya kemudian menetapkan ayah korban sebagai tersangka pembunuhan.
Editor: Ahmad Muhlisin

