31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

PG Rendeng Kudus Target Produksi 15 Ribu Ton Gula di Tahun 2023

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tahun 2023 Pabrik Gula (PG) Rendeng akan segera melakukan giling. Di tahun ini pabrik gula yang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda tersebut bisa memproduksi gula pasir kristal kurang lebih sebanyak 15,2 ribu ton.

Hal itu dikatakan oleh Managemen Kualitas PG Rendeng Nugroho Widi di halaman PG Rendeng, usai prosesi Temanten Tebu sebagai penanda dimulainya musim guling, Jumat (12/5/2023).

Pria yang akrab disapa Nugroho mengatakan, giling tebu di PG Rendeng akan dimulai 25 Mei sampai pertengahan Agustus 2023. Jadwal itu sesuai rencana produksi perusahaan. Namun, tidak menutup kemungkinan diperpanjang jika bahan baku bertambah.

-Advertisement-

Baca juga: Melihat dari Dekat Kirab Pengantin Tebu di PG Rendeng, Penanda Dimulainya Giling Tebu

“Sementara untuk target, PG Rendeng di tahun 2023 mampu memproduksi gula pasir kristal sebanyak 15.233 ton. Jumlah itu setelah dibagi hasil denga petani, dengan rendemen 6,5 persen,” ujar Nugroho kepada Betanews.id.

Dia mengaku, dengan mesin giling yang sudah diperbarui tentunya produksi akan maksimal. Sehingga pihaknya yakin PG Rendeng akan bisa mencapai target tersebut.

“Kami berharap tahun ini produksi bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Serta mampu capai target,” bebernya.

Untuk memproduksi 15,2 ribu ton gula pasir kristal, ungkapnya, jumlah tebu yang akan masuk ke mesin penggilingan kurang lebih 233 ribu ton. Dengan kapasitas produksi harian kurang lebih 3 ribu ton tebu.

Baca juga: Habiskan Rp 250 M untuk Revitalisasi Mesin, PG Rendeng Akhirnya Bisa Giling Tebu Lagi

“Suplai tebu sebanyak 233 ribu ton itu berasal dari ladang yang selama ini bekerja sama dengan PG Rendeng. Di antaranya ladang di wilayah Pati Raya. Sementara untuk kapasitas produksi harian kurang lebih 3 ribu ton tebu,” jelasnya.

Sementara terkait keselamatan kerja, tandas Nugroho, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Supaya pencegahan terjadinya kecelakaan bisa lebih diintensifkan.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER