31 C
Kudus
Minggu, Mei 22, 2022
spot_img
BerandaKUDUSHabiskan Rp 250...

Habiskan Rp 250 M untuk Revitalisasi Mesin, PG Rendeng Akhirnya Bisa Giling Tebu Lagi

BETANEWS.ID, KUDUS – Mesin PG Rendeng yang direvitalisasi saat ini sudah selesai dan tak ada kendala. Dengan selesainya proses revitalisasi mesin yang menelan biaya ratusan milIar itu, PG Rendeng pun memastikan bulan ini akan memulai proses giling tebu.

Kepala Tanaman PG Rendeng Febri Prasetiawan mengatakan, pada tahun 2019 mesin di PG Rendeng mulai direvitalisasi. Tahun ini, tepatnya pada 15 Mei 2022 PG Rendeng siap mulai giling. Menurutnya biaya revitalisasi itu menelan biaya kurang lebih Rp 250 miliar.

Kepala Tanaman PG Rendeng Febri Prasetiawan. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga : Melihat dari Dekat Kirab Pengantin Tebu di PG Rendeng, Penanda Dimulainya Giling Tebu

- Ads Banner -

“Pembiayaan melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dan dari PG sendiri. Kan memang bersinergi untuk jalan bareng,” ujar pria yang akrab disapa Febri kepada awak media, Selasa (10/5/2022).

Sebelum menyatakan siap beroperasi giling, kata dia, PG Rendeng melakukan dua kali steam test yang semuanya menggunakan beban tebu. Hasilnya pada tanggal 25 April, PG Rendeng berhasil dengan skor 98,7 persen.

“Artinya PG Rendeng lolos dan bisa melakukan giling pada tahun 2022. Kapasitas masih 2500, tapi usai direvitalisasi dengan proyek Penyertaan Modal Nasional (PMN) kita mengarah ke 4 ribu TCD sehari,” jelasnya.

Dia menuturkan, tiga hari sebelum dimulai giling atau pada tanggal 12 Mei 2022, pihaknya akan melakukan penerimaan tebu petani. Tebu yang akan digiling sebanyak 270 ribu ton, dengan rata-rata rendemen 7,1.

Baca juga : Jauh Sebelum Belanda Datang, Gula Sudah Diproduksi Masyarakat di Jawa (2/5)

“Waktu penggilingan sekitar 97 hari. Berarti per harinya ada 2.500 ton tebu atau 425 rit truk tebu yang digiling di PG Rendeng, Kudus,” bebernya.

Dia mengatakan, 270 ribu ton tebu itu didapat dari para petani binaan PG Rendeng yang ada di Kudus, Jepara, Pati, Rembang dan sebagian kecil di Blora. Luas area lahan yang ditanami tebi sekitar 40 ribu hektare.

“Kami selalu melakukan forum temu kemitraan dengan petani tebu. Mereka siap memasok tebu ke PG Rendeng,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler