31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Nestapa Sopir di Terminal Jepara, Sering Pulang Tak Bawa Uang

BETANEWS.ID, JEPARA – Angkutan umum yang melayani masyarakat baik antarkota maupun antardesa di Jepara saat mulai banyak ditinggalkan penumpang. Kondisi tersebut dikeluhkan para sopir yang berakibat pada menurunnya jumlah pendapatan bahkan terkadang mereka pulang tanpa membawa uang.

Zainuri (45), sopir bis jurusan Jepara-Bangsri menceritakan, kini dalam sehari ia hanya menarik penumpang paling banyak empat kali dalam sehari. Kondisi tersebut menurutnya sesuai dengan jumlah penumpang yang ada. Jika tidak ada penumpang, ia lebih memilih pulang.

“Kalau penumpang ramai ya kadang narik bisa setengah hari, kalau nggak ada penumpang ya pulang. Kadang minus ya pernah (tidak balik modal), namanya orang di jalan kan kadang-kadang, ya dapet ya nggak, kebanyakannya ya minus lah” ujarnya pada Betanews.id saat ditemui di terminal Jepara, Jumat (26/5/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Terminal Jepara akan Jadi Tipe A, Sopir: ‘Baguslah Daripada Sepi Kayak Kuburan’

Hal serupa juga turut dikeluhkan oleh Agus Supriyadi (52), sopir bus Semarang-Jepara yang juga sering tidak mendapatkan hasil karena uang yang didapat harus disetor ke pemilik bus.

Ia menuturkan, kondisi angkutan umum sekarang jauh berbeda, apalagi ditambah dengan adanya pandemi covid-19. Jika dulu 5 menit ia mampu mendapatkan penumpang, sekarang hampir dalam waktu setengah jam ia belum tentu mendapatkan penumpang.

“Dalam sehari itu kadang nggak bayaran, harus setoran sama yang punya bus. Jadi ya kami setor apa adanya sama yang punya bus,” keluhnya.

Sepinya jumlah penumpang sekarang ini menurutnya juga dampak dari semakin banyaknya jasa travel yang memudahkan penumpang jika ingin berpergian ke luar kota. Ditambah dengan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun bus antarkota dalam provinsi (AKDP) saat ini banyak yang memberhentikan penumpang tidak di terminal, tetapi langsung di daerah tujuan masing-masing penumpang.

Baca juga: Puncak Arus Balik Gelombang Dua di Terminal Jepara Sepi Penumpang

“Bus AKAP, AKDP itu kan sekarang banyak yang sudah masuk juga ke desa-desa, penumpang turun ya langsung di daerahnya. Makanya kami yang kecil-kecil jadi sering nggak dapet penumpang,” ungkapnya.

“Sekarang kan banyak juga taksi-taksi gelap yang menawarkan harga ke penumpang sama dengan bus kalau mau ke semarang. Banyak itu, jadinya kan orang semakin banyak pilihan angkutan, yang bus bus kayak gini jadi sepi,” tambahnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER