BETANEWS.ID, PATI – Suasana dan kenyamanan tempat menjadi salah satu faktor penting bagi sebuah kedai ataupun kafe. Ini agar pengunjung bisa betah menikmati ragam menu yang ditawarkan oleh kedai tersebut.
Hal itu juga yang menjadi poin penting bagi Obby Achmad Widiyanto, Owner Jahe Rempah. Sebelum membuka usaha kuliner minuman rempah, ia pun mempertimbangkan betul bagaimana konsep kedainya nanti.
Untuk Kedai Jahe Rempah yang berada di Jalan Kolonel Sugiyono Pati itu, Obby, begitu panggilan akrabnya mengusung konsep tradisional industrial. Menurutnya, hal itu untuk menjangkau semua genre, baik anak muda maupun orang tua.
Baca juga: Es Dawet Ireng Durian, Manis Legitnya Bikin Kita Pingin Batal Puasa
“Kita juga menyesuaikan dengan menu utama yang kita tawarkan ke pelanggan. Karena di sini memang menonjolkan minuman rempah, kami coba usung ada konsep tradisionalnya. Sedangkan industrial yang lebih ke modern, harapannya minuman ini menyasar ke pangsa pasar anak-anak muda juga,” ujar Obby.
Ia menyebut, di kedainya, ada beragam menu yang ditawarkan. Di antaranya, jahe rempah susu, jahe rempah teh sereh, wedang uwuh, wedang roti, jahe sereh lemon dan berbagai minuman rempah lainnya. Sedangkan untuk harga, menurutnya cukup terjangkau. Yakni mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 15 ribu.
Ia menyebut, usaha minuman tradisional tersebut cukup banyak diminati oleh warga. Bukan hanya dari Pati saja, namun dari beberapa kota tetangga, menurutnya ada yang menjadi pelanggan tetapnya.
Baca juga: Keistimewaan Kopi dari Lereng Muria yang Sukar Ditemui di Tempat Lain
Ia pun menjelaskan, ketika sebelum memutuskan menyewa tempat tersebut sebagai tempat usaha, ia telah melakukan riset terlebih dahulu.
“Kami meriset dulu. Jalan ini apakah ramai, berapa kendaraan yang lewat, sehari ada berapa. Jadi jangkauan kita di Pati harus luas, bahkan sampai luar Pati. Termasuk usaha apa yang belum ada di Pati dan jahe rempah ini belum ada,” pungkasnya.
Editor: Suwoko

