Menelusuri Jejak Ukir Jepara di Masjid Mantingan, Bukti Cinta Ratu Kalinyamat Pada Sultan Hadlirin

BETANEWS.ID, JEPARA – Masjid Mantingan yang berada di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara menjadi salah satu cagar budaya yang menyimpan replika batu ukir yang menjadi cikal bakal motif ukir Jepara.

Masjid Mantingan berdiri pada 1559 atau 10 tahun sejak Ratu Kalinyamat menjadi Adipati Jepara. Masjid tersebut dibangun sebagai wujud kecintaannya pada suaminya, Sultan Hadlirin yang terbunuh pada masa perebutan kekuasaan Kerajaan Demak.

Beberapa motif ukiran yang berada di dinding Masjid Mantingan. Foto: Umi Nurfaizah

Makam dari Sultan Hadlirin sendiri berada di belakang area masjid. Selain terdapat area makam, di sisi kanan kiri tembok Masjid Mantingan terdapat replika ukir dari batu putih. Replika tersebut juga berada di area dalam tepatnya di atas mihrab dan di dalam mihrab.

-Advertisement-

Baca juga: Memahami Tapa Wuda Sinjang Rikma Ratu Kalinyamat yang Sering Disalahpahami

Wakil Ketua Yayasan Sultan Hadlirin, Sutarya, menjelaskan, ukiran yang berada di dalam mihrab memiliki tulisan candrasengkala “Brahwana Warna Sari” yang memiliki penunjuk tahun 1559 dalam bentuk tulisan Arab Jawa atau Pegon. 

“Jumlah ukiran batu yang terdapat di sana itu ada 129, yang bahannya terbuat dari batu putih. Sedangkan batu putih itu tidak ditemukan di Indonesia. Itu berasal dari China, tempat asal dari pengukirnya yaitu Patih Chi Hui Gwan atau Patih Sungging Bada Duwur,” jelasnya saat ditemui, Kamis, (30/03/2023).

Dari ukiran tersebut, ia menjelaskan bahwa terdapat tiga gaya yang mendominasi bentuk  dari ukiran tersebut, yaitu Hindu, Islam, dan China.

Baca juga: Situs Peninggalan Kerajaan Kalinyamat Kini Tak Terawat

Hindu dapat terlihat dari gaya bunga lotus atau teratai serta kalamakara. Sementara Islam terlihat dari bentuk geometris lingkaran yang menjadi ciri dari Islam. Sedangkan China dapat terlihat dari tampilan gunungan, batu karang, serta motif mega mendung yang merupakan ornamen asli dari China.

“Konseptornya sendiri itu juga kan orang China yang merupakan bapak angkat Sultan Hadlirin sewaktu merantau ke China,” tambahnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER