Hartopo akan Libatkan Ormas Berantas Tempat Karaoke

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus Hartopo mengaku gusar dengan praktik tempat hiburan karaoke di Kudus selalu kucing-kucingan. Meski telah ada Perda yang melarang tempat karaoke beroperasi, namun tempat hiburan ini selalu nekat beroperasi, bahkan saat bulan Ramadan. Oleh karenanya, pihaknya akan melibatkan ormas untuk memberantas praktik tempat hiburan karaoke.

“Oleh karenanya, harus ada upaya sinergitas dan kolaborasi di dalam pemberantasan tempat karaoke di Kudus. Jika para Ormas (organisasi Kemasyarakatan) dilibatkan dalam operasi ini, saya kira lebih bagus,” ujar Hartopo saat memantau pos terpadu mudik Lebaran 2023, di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Senin (17/4/2023).

Baca juga: Polres Kudus Amankan 7 PK Saat Razia Tempat Karaoke yang Beroperasi di Bulan Puasa

-Advertisement-

Lebih lanjut Hartopo menuturkan, tanggung jawab pemberantasan tempat karaoke di Kudus seyogyanga tak hanya oleh Pemkab, Polri dan TNI. Menurutnya harus ada peran serta masyarakat, terutama Ormas.

“Kita akan libatkan ormas yang ada, agar mereka ikut monitoring, ikut andil, ikut berpartisipasi di dalam memberantas tempat karaoke di Kudus,” bebernya.

Hartopo mengungkapkan, selama ini Satpol PP telah sering melakukan razia ke tempat karaoke yang masih nekat beroperasi. Bahkan, tak jarang dirinya juga ikut terjun langsung bersama petugas Satpol PP.

“Saya pernah terjun langsung menyegel tempat karaoke di Kudus. Saat itu ada tujuh tempat karaoke yang saya segel. Namun, ternyata sepekan kemudian mereka membuat pintu disampingnya. Kalau tidak begitu segelnya yang dirusak,” ungkap Hartopo.

Baca juga: Polres Kudus Amankan Ratusan Botol Miras dari Tempat Karaoke dan Penyedia di Malam Pertama Ramadan

Bandelnya pengusaha karaoke di Kudus, menurut Hartopo, karena dalam Perda terkait pelarangan tempat karaoke tak disertai sanksi yang bisa membuat jera pemilik usaha. Ancaman pidana bagi pemilik usaha karaoke di Kudus hanya pidana tipiring.

“Jadi tak ada ancaman pidana yang membuat efek jera, paling yang bisa kita lakukan hanya menyita alat,” imbuhnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER