31 C
Kudus
Minggu, April 14, 2024

Berkat Lapak Ganjar, Usaha Lurik ATBM Klaten Ini Meroket dan Pelanggannya dari Berbagai Daerah

BETANEWS.ID, KLATEN – Suara alat tenun bukan mesin (ATBM) terdengar keras di sebuah tempat kerajinan di RT 7 RW 17 Desa Tlingsing, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. Beberapa warga lanjut usia di sana tampak begitu tekun menggerakkan alat tenun untuk menghasilkan kain dengan corak yangberbeda-beda.

Usaha Lurik Asik Indonesia milik Devi Wahyu Utami itu terus menggeliat sejak ikut Lapak Ganjar di akun Instagram Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dengan pendapatan yang terus bertambah, dia memanfaatkannya untuk menambah permodalan usaha, termasuk memaksimalkan ATBM agar bisa dipakai secara maksimal.

Diakui, Devi sebenarnya sudah dua kali ikut Lapak Ganjar. Kali pertama, unggahannya tak di-repost Lapak Ganjar. Terus dia ikut lagi beberapa bulan kemudian, hingga unggahannya di-posting ulang Lapak Ganjar.

Baca juga: Lukisan dari Limbah Plastik Asal Pati Mendunia, Ja’far Dibuat Kewalahan Berkat Lapak Ganjar

Dia sangat senang saat unggahannya bisa di-repost Lapak Ganjar. Waktu itu penonton story maupun follower-nya juga naik. Penjualannya juga meningkat hampir 50 persen.

“Ada juga pelanggan dari yang mengenal Lurikasik dari repost Lapak Ganjar itu sampai sekarang masih kerja sama. Itu dari Yogyakarta. Yang jelas, kalau setelah Lapak Ganjar itu jangkauannya lebih luas lagi. Sebelumnya hanya wilayah Jawa. Setelah di-repost Lapak Ganjar itu bisa dari luar Jawa. Kalimantan, Sumatera, ada Sulawesi,” terang dia.

Adanya peningkatan permintaan itu juga turut menyediakan lapangan kerja. Sebelumnya saat Covid-19 dan produksinya hampir macet, jumlah perajin yang tadinya 20 orang, makin menurun hingga sampai tiga orang. Sekarang saat usaha kembali bangkit, jumlah perajin sekitar 20 orang lagi.

Dituturkannya, Lurik Asik salah satu UMKM yang memproduksi tenun lurik. Dengan berbagai motif lurik dan kain sorjan. Keunggulannya adalah memproduksi dengan ATBM, sehingga originalitas pada produk masih terjaga.

Baca juga: Keren! Tas dari Limbah Kertas Koran Ini Tembus Pasar Amerika Serikat

Untuk harga, menurut Devi, masih cukup terjangkau, yakni mulai Rp34 ribu per meter. Kalau untuk reseller, dia memberikan harga beda. Keunggulan lain, meski harga terjangkau, kualitas cukup bagus, dengan beragam motif dan warna.

Pihaknya juga menyediakan motif yang benar-benar hanya dibikin di tempat kerajinannya. Dia juga menyediakan motif yang pakem atau motif modern. Pemesanan bisa dilakukan ke Instagram @lurikasik.id untuk mengetahui motifnya, atau pesanan langsung melalui marketplace, dan bisa melalui nomor WhatsApp 0898-5363-877.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER