BETANEWS.ID, PATI – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Kabupaten Pati bersama TNI dan Kodim 0718/Pati menggelar pengobatan gratis kepada warga yang terdampak banjir di Balai Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Pati, Rabu (15/3/2023).
Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Kabupaten Pati, Edy Siswanto mengatakan, untuk warga yang mengikuti pengobatan gratis hari ini ada 300 orang.
“Hari ini kita hadir di Desa Banjarsari. Rencananya, minggu depan kita akan mengadakan pengobatan gratis ke Juwana,” ujar Edy.
Baca juga: Sudah Empat Bulan Banjir Genangi Permukiman Warga di Banjarsari Pati
Sebelumnya, pihaknya juga sempat membuat dapur umum di Kelenteng Hok Tik Bio. Menurutnya, ada seribuan bungkus nasi dibagikan kepada warga yang terdampak banjir ketika itu.
“Sebelumnya mengadakan dapur umum di Kelenteng Hok Tik Bio selama 10 hari. Kemarin terakhir 2.166 bungkus dibagikan kepada masyarakat, sehari kadang 1.000 bungkus,” imbuh Edy.
Dokter pada Tim Dokter Kesehatan (Dokkes) Polresta Pati, Agus Supriyanto, mengatakan, untuk di Desa Banjarsari, ada ratusan jiwa yang diperiksa karena kebanjiran berbulan-bulan. Menurutnya, warga mengeluh sakit gatal-gatal hingga diare.
“Keluhan berbagai macam penyakit, terutama penyakit gatal pada kulit, batuk pilek. Terus pada anak-anak, banyak yang mengeluh panas disertai dengan diare. Itu kasus temuan pada hari ini,” jelas Agus.
Baca juga: Jalur Pantura Pati-Rembang Macet Parah, Sopir Truk: ‘Katanya Paling Cepat 24 Jam’
Ia pun mengingatkan kepada warga agar selalu menjaga pola makan, dan minum air bersih.
“Jaga kebersihan, jaga pola makan yang baik, usaha minum air bersih yang higienis. Apabila ada keluhan segera periksa ke dokter atau bidan terdekat,” jelasnya.
Salah satu warga Banjarsari, Ngatini (56), yang mengikuti pengobatan gratis itu menyebut kalau dirinya mengeluh sakit batuk dan gatal-gatal.
“Keluhannya dengkul sakit dan batuk, sama gatal-gatal. Kalau banjir ya sudh berbulan-bulan ini,” kata Ngatini.
Editor: Ahmad Muhlisin

