Sudah Empat Bulan Banjir Genangi Permukiman Warga di Banjarsari Pati

BETANEWS.ID, PATI – Sudah empat bulan ini, permukiman warga di Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Pati terendam banjir. Hingga kini, genangan banjir belum juga ada tanda-tanda surut yang signifikan.

Untuk kedalaman banjir yang merendam permukiman warga, hingga sekarang masih sekitar 70 sentimeter. Dengan kondisi itu, untuk beraktivitas, warga harus menggunakan perahu.

Warga Dukuh Biteng, Desa Banjarsari,  Ngatini (56), mengatakan, banjir di desanya sudah terjadi sejak akhir tahun 2022 lalu. Banjir yang berlangsung berbulan-bulan tersebut, kata dia, belum ada tanda surut.

-Advertisement-

Baca juga: Akses Jalan Terputus Karena Banjir, Soimah Terpaksa Harus Ngekos di Kudus dan Jauh dari 2 Anaknya

Dia mengatakan, banjir sempat mencapai 1 meter dan kini berangsur surut. Meski begitu, ketinggian sekitar 70 sentimeter.

“Airnya sudah empat bulan, dalamnya satu meter di dalam rumah.  Ya pakai perahu kalau keluar,” ungkapnya, Rabu (15/3/2023).

Lamanya banjir yang menggenangi permukiman warga juga berdampak terhadap kesehatan. Di antaranya, warga mengalami gatal-gatal, batuk hingga diare.

“Kalau saya keluhannya dengkul sakit dan batuk, sama gatal-gatal. Kalau banjir ya sudah berbulan-bulan ini,”  imbuh Ngatini.

Baca juga: Gara-Gara Banjir dan Macet, Harga Cabai di Pati Naik Tinggi

Hari ini, ia pun mengikuti pengobatan gratis yang diadakan di Balai Desa Banjarsari. Untuk menuju ke sana, ia harus dijemput menggunakan perahu ke rumahnya.

Dokter pada Tim Dokter Kesehatan (Dokkes) Polresta Pati, Agus Supriyanto, mengatakan, ada  ratusan jiwa warga Banjarsari yang diperiksa karena kebanjiran berbulan-bulan. Menurutnya, warga mengeluh sakit gatal-gatal hingga diare.

Kebanyakan, warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir yang cukup lama adalah lansia. Sebab, mereka memiliki risiko terjangkit penyakit yang menular.

“Keluhan berbagai macam penyakit, terutama penyakit gatal pada kulit, batuk pilek, terus pada anak-anak banyak mengeluh panas disertai dengan diare kasus temuan pada hari ini,” sebutnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER